Daftar Bregada Keraton Yogyakarta dan Filosofinya Namanya
Keraton Yogyakarta memiliki sepuluh kelompok pasukan atau dalam istilah keraton disebut dengan Bregada.
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Layaknya sebuah negara, Keraton Yogyakarta juga memiliki prajurit dengan sejumlah kemampuan dan tugas yang berbeda-beda.
Jika Indonesia memiliki tiga matra TNI yakni Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara, Keraton Yogyakarta memiliki sepuluh kelompok pasukan atau dalam istilah keraton disebut dengan Bregada.
Namun jumlah prajurit Keraton Yogyakarta tidak sebesar TNI, total hanya ada 600 prajurit saja.
Jumlah prajurit di masing-masing Bregada pun berbeda.
Setiap Bregada dipimpin oleh seorang Manggalayudha atau Kommandhan/Kumendham.
Sebutan lengkapnya adalah Kommandhan Wadana Hageng Prajurit.
Manggalayudha bertugas mengawasi dan bertanggung jawab penuh atas keseluruhan pasukan.
Ia dibantu oleh seorang Pandhega (Kapten Parentah), dengan sebutan lengkapnya Bupati Enem Wadana Prajurit, yang bertugas menyiapkan pasukan.
Setiap pasukan atau bregada dipimpin oleh perwira berpangkat Kapten. Kecuali bregada Bugis dan Surakarsa yang dipimpin oleh seorang Wedana.
Pandhega didampingi oleh perwira yang disebut Panji (Lurah).
Perwira ini bertugas mengatur dan memerintah keseluruhan prajurit dalam bregada.
Setiap Panji didampingi oleh seorang Wakil Panji. Sementara itu, regu-regu dalam setiap bregada dipimpin oleh seorang bintara berpangkat sersan.
Keseluruhan perwira dalam semua bregada dipimpin oleh seorang Pandhega, kecuali Bregada Wirabraja dan Bregada Mantrijero yang langsung di bawah Kommandhan.
Prajurit Keraton Yogyakarta dapat dibagi ke dalam tiga kelompok.
Prajurit yang dimiliki Kepatihan, yaitu Bregada Bugis. Prajurit yang dimiliki Kadipaten Anom (putera mahkota), yaitu Bregada Surakarsa. Dan sisanya dimiliki oleh keraton.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Daftar-Bregada-Keraton-Yogyakarta-dan-Filosofinya-Namanya.jpg)