BPD DIY Salurkan CSR Rp 200 Juta untuk Lengkapi Fasilitas Pasar Potrojayan 

Dana sosial perusahaan tersebut digunakan untuk melengkapi sejumlah fasilitas di Pasar Potrojayan pascadirevitalisasi. 

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Hari Susmayanti
Tribunjogja/Ahmad Syarifudin
Direktur Umum PT Bank BPD DIY Cahya Widi didampingi Direktur Kepatuhan Bank BPD DIY, Dian Ari Ani dan Pemimpin Bank BPD DIY Cabang Sleman Effendi Sutopo Yuwono saat menyerahkan CSR dari Bank BPD DIY untuk melengkapi fasilitas di pasar Potrojayan kepada Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo, Selasa (12/7/2022) 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - PT Bank BPD DIY terus berperan aktif dalam upaya mempertahankan eksistensi pasar tradisional di wilayah Kabupaten Sleman.

Beragam upaya dilakukan, satu di antaranya dengan menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) senilai Rp 200 juta.

Dana sosial perusahaan tersebut digunakan untuk melengkapi sejumlah fasilitas di Pasar Potrojayan pascadirevitalisasi. 

Direktur Umum PT Bank BPD DIY Cahya Widi menyampaikan, dana CSR senilai Rp 200 juta dari Bank BPD DIY di Pasar Protojayan Prambanan ini diwujudkan dalam beragam bentuk.

Antara lain, pembuatan gledek seragam dengan bahan stainless untuk pedagang.

Pembuatan ruang kesehatan dan ruang ibu menyusui (laktasi) lalu running text.

Kemudian, penambahan fasilitas umum berupa TV plasma yang digunakan untuk daftar harga komoditi. Speaker, rak gudang dan show case lemari pendingin untuk komoditas daging. 

"Ada juga untuk penambahan fasilitas ruang ibadah. Pembuatan pojok elfie berupa ruang terbuka dengan taman. Pembuatan papan nama dan papan penunjuk komoditas untuk memudahkan pembeli dalam berbelanja," kata Cahya saat penyerahan CSR sekaligus peluncuran pasar Potrojayan, Selasa (12/7/2022). 

Baca juga: Sambut Hari Raya Idul Adha 1442 H, Bank BPD DIY Salurkan 122 Hewan Kurban

Bank BPD DIY menurutnya mendukung program bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sleman untuk mempertahankan eksistensi pasar tradisional agar tetap kuat dan memiliki daya saing dengan pasar modern.

Harapannya dapat meningkatkan omset pedagang pasar dan pertumbuhan ekonomi di wilayah Prambanan. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved