Berita DI Yogyakarta Hari Ini
Penyakit Kuku dan Mulut pada Hewan Ternak Menyebar ke 60 Kecamatan di DI Yogyakarta
Penyakit kuku dan mulut ( PMK ) pada hewan ternak telah menyebar ke 60 dari 78 kecamatan yang ada di wilayah DI Yogyakarta.
Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Penyakit kuku dan mulut ( PMK ) pada hewan ternak telah menyebar ke 60 dari 78 kecamatan yang ada di wilayah DI Yogyakarta.
Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Kadarmanta Baskara Aji menjelaskan, jumlah kecamatan yang ditemui penularan memang tergolong tinggi.
Hal itu disebabkan karena adanya ketentuan bahwa wilayah dengan satu kasus penularan sudah digolongkan sebagai zona merah.
Hal ini sebagai langkah antisipasi agar penularan PMK tak semakin meluas.
Baca juga: PMK Masih Merebak, Ketersediaan Hewan Kurban di DI Yogyakarta Dipastikan Mencukupi
"Di DIY banyak kecamatan yang ditemui kasus PMK tapi ada kecamatan itu penularannya hanya ada di kelurahan dengan satu sapi positif itu kecamatan sudah dinyatakan merah. Memang ketentuan dari pusat seperti itu," kata Aji di kantornya, Jumat (8/7/2022).
Meski demikian, lalu lintas ternak dari kecamatan zona merah tetap diizinkan.
Namun ternak harus dilengkapi dengan surat keterangan kesehatan hewan (SKKH). Namun untuk ternak dari kelurahan zona merah tak diizinkan melalulintaskan hewan.
Dinas terkait pun sudah diminta untuk melakukan pemetaan kelurahan mana saja yang terdapat kasus positif PMK.
Sehingga kebijakan karantina wilayah jika dilakukan tidak menyasar di level kecamatan melainkan khusus di kelurahan tertentu yang ditemui penularan saja.
“Misalnya kalau yang lockdown ya sebaiknya kelurahan yang terkena,” tuturnya.
Baca juga: Wabah PMK Masih Menyebar, Kanwil Kemenag DIY Imbau Sembelih Hewan Kurban di Rumah Potong Hewan
Pasca Iduladha Pemda DIY memiliki rencana untuk kembali mendatangkan hewan ternak dari luar wilayah.
Hal ini untuk memenuhi kebutuhan daging sapi di daerah.
Sebab, populasi sapi di DIY akan mengalami penurunan karena banyak yang disembelih.
"Tentu yang jadi masalah upaya menambah populasi sapi di Jogja, karena yang terjadi sekarang banyak populasi sapi yang dipotong harusnya ditambah,” ujarnya.
Di DIY sendiri saat ini tercatat ada 9.025 kasus PMK yang ditemui.
Dari jumlah tersebut sebanyak 1.487 hewan dinyatakan sembuh dan 129 ekor hewan mati usai terinfeksi virus PMK. ( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Penyakit-Kuku-dan-Mulut-pada-Hewan-Ternak-Menyebar-ke-60-Kecamatan-di-DI-Yogyakarta.jpg)