Pemkab Sleman Studi Tiru di Desa Wisata Pujon Kidul Malang Soal Pengelolaan dan Pengembangan BumDes

Desa wisata yang telah menorehkan prestasi tingkat Nasional hingga Asia ini semula bisa dikatakan desa terbelakang.

Tayang:
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/ Ahmad Syarifudin
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo didampingi Wabup Danang Maharsa dan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Ir Suparmono berkunjung ke Desa Wisata Pujon Kidul Malang, Rabu (6/7/2022) 

"Bumdes sebagai pengelola managerialnya, sementara Pokdarwis sebagai pelaksana di lapangan," kata dia. 

Dengan penguatan peran ini ternyata mampu meminimalisir munculnya konflik kepentingan.

Hasilnya, Desa wisata Pujon Kidul berkembang pesat dan mampu menyerap sekitar 200 tenaga warga setempat.

Mereka yang semula pengangguran atau hanya bertani maupun beternak sapi perah kini menjadi tenaga kerja di bawah naungan Badan Usaha Milik Desa.

Para tenaga kerja ini digaji yang diambil dari profit dengan besaran sesuai UMK malang yaitu Rp2,8 juta perbulan. 

"Mereka juga ada penghasilan dari peternakan dan pertanian sebagai penghasilan pribadi. Jadi, teman-teman pokdarwis di sana penghasilan rata-rata sudah 5-6 juta sebulan. Ditambah penghasilan-penghasilan lainnya," kata Didik. Ia berharap, apa yang telah dilakukan di Kabupaten Malang, setelah kunjungan ini nanti bisa ada transfer pengetahuan (knowledge) dan bisa diterapkan di Kabupaten Sleman.(*)

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved