Berita Jogja Hari Ini
Hampir 100 Orang Bernama Muhammad dan Maryam Hadiri Ahad Subuh Masjid Jogokariyan
Para jemaah bernama Muhammad dan Maryam yang mengikuti salat Subuh berjamaah di Masjid Jogokariyan mendapat sejumlah hadiah
Penulis: Miftahul Huda | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Ahad Subuh yang digagas pengurus Masjid Jogokariyan, Mantrijeron, Kota Yogyakarta mendapat respon positif dari masyarakat.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Ahad Subuh merupakan bentuk respon pengurus Masjid Jogokariyan atas beredarnya informasi promo minuman keras (miras) di salah satu tempat hiburan malam yang diperuntukan bagi pemilik nama Muhammad dan Maria.
Promo itupun sempat menuai kontroversi, dan bahkan bagi sebagian kalangan dinilai merupakan perbuatan penistaan agama.
Dijelaskan, Ahad Subuh hanya berlaku pada hari ini, Minggu (26/6/2022).
Menurut penasehat Masjid Jogokariyan, Ustaz Muhammad Jazir, pengumuman itu direspon baik oleh masyarakat.
Para jemaah bernama Muhammad dan Maryam yang mengikuti salat Subuh berjamaah di Masjid Jogokariyan akan mendapat sejumlah hadiah, antara lain tumbler, kupon kuliner, buku merchandise masjid, kopi dan lain-lain.
Berbagai kalangan dari luar DIY turut hadir mengikuti Salat Subuh berjamaah di Masjid Jogokariyan pada Minggu pagi.
"Jemaah hampir 100 orang. Paling jauh dari Bandung," kata Ustaz Jazir.
Dia berharap, promo yang menggunakan atribut keagamaan dan bermuatan negatif tidak terjadi lagi.
"Semoga tidak terulang lagi penistaan agama. Dan yang memakai nama Islami bisa menjaga diri," pungkas ustaz Jazir. (*)