Edukasi Finansial kepada Perempuan Indonesia, Visa Lanjutkan Program Ibu Berbagi Bijak

Kampanye itu merupakan program literasi keuangan yang dimulai pada tahun 2017 dengan satu tujuan, yakni memberdayakan pelaku usaha perempuan agar

Penulis: Ardhike Indah | Editor: Kurniatul Hidayah
istimewa
Visa lanjutkan kampanye Ibu Berbagi Bijak di tahun 2022 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Visa, platform pembayaran digital dunia bakal melanjutkan kampanye #IbuBerbagiBijak.

Kampanye itu merupakan program literasi keuangan yang dimulai pada tahun 2017 dengan satu tujuan, yakni memberdayakan pelaku usaha perempuan agar memiliki keterampilan manajemen keuangan yang lebih baik dan mengembangkan bisnis mereka.

Riko Abdurrahman, Presiden Direktur PT Visa Worldwide Indonesia, mengatakan Visa secara konsisten menjalankan program #IbuBerbagiBijak untuk menjangkau pelaku UMKM perempuan sebagai tulang punggung perekonomian.

“Kampanye ini juga mendukung untuk memperluas pengetahuan dan wawasan mereka dalam mendukung pemulihan ekonomi,” katanya dalam keterangan resmi, Sabtu (25/6/2022).

Baca juga: SAR Bantul Ingatkan Wisatawan untuk Waspada Gelombang Tinggi Hingga 6 Meter di Pantai Selatan  

Dia melanjutkan, melalui program ini, Visa berupaya memberdayakan dan membekali para perempuan pelaku UKM dengan keterampilan dan sarana manajemen keuangan dan bisnis yang diperlukan agar dapat bertahan dalam jangka panjang.

Sekaligus, bisa membuka pintu bagi mereka untuk mengembangkan penjualan. 

“Tujuan ini sejalan dengan fokus pemerintah tahun ini untuk mengoptimalkan momentum Presidensi G20 Indonesia untuk mendorong peran strategis perempuan dalam pertumbuhan UMKM di Indonesia dan membantu mereka go global,” tambahnya.

Untuk mewujudkan itu, Visa kembali bermitra bersama Maxi Consulting.

Program ini akan memberdayakan pelaku UMKM perempuan untuk lebih berorientasi ekspor, serta membantu mereka dalam memahami dan membangun potensi untuk mengembangkan bisnis mereka ke luar wilayah.

Rangkaian workshop, dilanjutkan dengan hybrid expo dan sesi business matching, akan melibatkan narasumber praktisi dan akademisi, serta figur publik seperti Andy F. Noya, dan sejumlah mitra potensial, termasuk bisnis lokal yang mapan, seperti Titipku dan Bhinneka.

Berdasarkan data terakhir Kementerian Koperasi dan UKM, Indonesia memiliki lebih dari 64 juta UMKM yang menyumbang 60 persen dari PDB nasional. 

Sekitar 60 persen UMKM dimiliki dan dikelola oleh perempuan meliputi 34 persen usaha menengah, 50,6 persen usaha kecil, dan 52,9 persen usaha mikro. 

Pemerintah telah menetapkan sejumlah target untuk pengembangan UMKM nasional, antara lain meningkatkan kontribusi UMKM hingga 65 persen dari PDB nasional pada tahun 2024, menargetkan kontribusi UMKM hingga 17 persen dari total ekspor pada tahun 2024, dan digital onboarding 30 juta UMKM pada tahun 2030.

Yunita Resmi Sari, Kepala Departemen Pengembangan UMKM dan Perlindungan Konsumen Bank Indonesia, mengatakan pihaknya mengapresiasi upaya Visa untuk meningkatkan literasi keuangan UMKM, khususnya pelaku usaha perempuan

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved