Berita Klaten Hari Ini

Minimalisir Penularan PMK, Warga Diminta Tidak Beli Hewan Kurban dari Luar Klaten

Permintaan untuk tidak membeli hewan kurban dari luar daerah demi mencegah penyebaran PMK yang belakangan marak terjadi di beberapa daerah.

Tayang:
Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Almurfi Syofyan
Bupati Klaten, Sri Mulyani saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Hewan Prambanan, Klaten, Selasa (17/5/2022). 

Menurut Widiyanti, tingkat kesembuhan dari hewan ternak yang terpapar PMK di Klaten mulai membaik dan ia berharap grafiknya kian membaik menjelang masuknya Iduladha 1443 hijriah.

"Alhamdulillah ini grafiknya semakin baik ya dan semoga terus seperti itu dengan doa bersama," ucapnya.

Ia pun mengaku telah melakukan kajian terkait kebutuhan hewan kurban di Kabupaten Klaten .

Sejauh ini, kebutuhan hewan kurban sapi asal Klaten masih tercukupi.

Baca juga: Ternak Sapi yang Dimusnahkan Akibat PMK Dapat Ganti Rugi Rp 10 Juta

"Berkaca dari tahun kemarin ya, sapi itu kebutuhannya mendekati 9.000 ekor, kalau populasi kita itu ada 116.000 ekor," ucapnya.

Kemudian, lanjutnya, jika sapi siap potong berjumlah 40 persen dari total populasi sapi yang ada, maka kebutuhan sapi untuk hewan kurban pada Iduladha tahun ini masih tercukupi.

"Sehingga kalau kita ambil 40 persen atau sekitar 40 ribu ekor, berarti kan kebutuhan sapi kurban masih sangat cukup bila disediakan oleh masyarakat Klaten sendiri," jelasnya.

Untuk itu, Widiyanti kembali mengingatkan masyarakat Klaten yang ingin mencari hewan kurban sebisa mungkin menghindari untuk membeli hewan kurban yang berasal dari luar Kabupaten Klaten .

"Sebisa mungkin beli hewan kurban ditetangga desa atau kecamatannya saja karena stok kita ada. Kalau harga juga terjangkau," harapnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved