Berita Klaten Hari Ini

Minimalisir Penularan PMK, Warga Diminta Tidak Beli Hewan Kurban dari Luar Klaten

Permintaan untuk tidak membeli hewan kurban dari luar daerah demi mencegah penyebaran PMK yang belakangan marak terjadi di beberapa daerah.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Almurfi Syofyan
Bupati Klaten, Sri Mulyani saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Hewan Prambanan, Klaten, Selasa (17/5/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Masyarakat Kabupaten Klaten , Jawa Tengah diminta tidak membeli hewan kurban pada Iduladha 1443 hijriah yang berasal dari luar daerah.

Permintaan ini disampaikan oleh Bupati Klaten , Sri Mulyani guna mencegah penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) yang belakangan marak terjadi di beberapa daerah termasuk Klaten .

"Saya imbau masyarakat untuk membeli hewan di Klaten saja, kebutuhannya cukup," ucapnya saat TribunJogja.com temui di Pemkab Klaten , Kamis (23/6/2022).

Menurut Mulyani, jika warga masih nekat membeli hewan kurban yang berasal dari luar Klaten , warga tersebut diminta membeli hewan kurban yang memiliki surat keterangan sehat.

Baca juga: 531 Sapi yang Sempat Suspek PMK di Klaten Telah Dinyatakan Sembuh

"Kalau membeli sapi atau hewan kurban di luar Klaten, harus ada surat keterangan hewannya sehat," imbuhnya.

Guna memastikan kondisi hewan kurban di Klaten sehat, Mulyani mengatakan jika pihaknya bakal tim dokter hewan untuk memeriksa kesehatannya.

"Nanti kita menerjunkan tim medis atau dokter hewan, harapan saya kita cukup membeli hewan kurban di klaten saja tidak di luar," ucapnya.

Disinggung terkait kebijakan perpanjangan penutupan pasar hewan, Yani mengatakan jika keputusan itu memang tidak populer.

"Ini memang keputusan yang tidak enak bagi pelaku dunia usaha ternak. Apalagi ini mau Idul Adha ya, ini demi baik semuanya agar penyebaran PMK tidak luas," akunya.

Ia berharap dalam satu pekan ini, kasus PMK di Klaten bisa menurun sehingga pada pekan depan pasar hewan bisa dibuka kembali.

"Ini sementara kita perpanjang sampai 28 Juni sambil melihat kasusnya seperti apa, kan Idul Adha tanggal 9 atau 10 Juli kan, jadi masih ada jeda," tandasnya.

Baca juga: Imbas PMK, Permintaan Potong Hewan Kurban di Rajendra Farm Saat Iduladha Menurun

531 Ekor Sapi di Klaten Sembuh PMK

Sebanyak 531 ekor sapi yang sebelumnya terindikasi suspek penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah dinyatakan sembuh.

Ratusan ekor sapi tersebut sebelumnya telah mendapatkan perawatan secara intensif dari pihak Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Klaten .

"Data terakhir, ada 858 ekor hewan ternak yang berstatus suspek PMK di Klaten secara kumulatif. Namun, yang sudah sembuh ada 531 ekor," ujar Kepala DKPP Klaten , Widiyanti.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved