Berita Klaten Hari Ini

531 Sapi yang Sempat Suspek PMK di Klaten Telah Dinyatakan Sembuh

Ratusan ekor sapi tersebut sebelumnya telah mendapatkan perawatan secara intensif dari pihak Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Klaten.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Almurfi Syofyan
Seorang pedagang sapi saat menunggu pembeli hewan ternaknya di Pasar Hewan Prambanan, Klaten, Selasa (17/5/2022) lalu. 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Sebanyak 531 ekor sapi yang sebelumnya terindikasi suspek penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Klaten , Jawa Tengah dinyatakan sembuh.

Ratusan ekor sapi tersebut sebelumnya telah mendapatkan perawatan secara intensif dari pihak Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Klaten .

"Data terakhir, ada 858 ekor hewan ternak yang berstatus suspek PMK di Klaten secara kumulatif. Namun, yang sudah sembuh ada 531 ekor," ujar Kepala DKPP Klaten , Widiyanti saat Tribunjogja.com temui di Pemkab Klaten , Kamis (23/6/2022).

Menurut Widiyanti, tingkat kesembuhan dari hewan ternak yang terpapar PMK di Klaten mulai membaik dan ia berharap grafiknya kian membaik menjelang masuknya Iduladha 1443 hijriah.

"Alhamdulillah ini grafiknya semakin baik ya dan semoga terus seperti itu dengan doa bersama," ucapnya.

Baca juga: Penutupan Pasar Hewan di Klaten Diperpanjang 7 Hari, Ini Penjelasan Pemkab

Ia pun mengaku telah melakukan kajian terkait kebutuhan hewan kurban di Kabupaten Klaten .

Sejauh ini, kebutuhan hewan kurban sapi asal Klaten masih tercukupi.

"Berkaca dari tahun kemarin ya, sapi itu kebutuhannya mendekati 9.000 ekor, kalau populasi kita itu ada 116.000 ekor," ucapnya.

Kemudian, lanjutnya, jika sapi siap potong berjumlah 40 persen dari total populasi sapi yang ada, maka kebutuhan sapi untuk hewan kurban pada Iduladha tahun ini masih tercukupi.

"Sehingga kalau kita ambil 40 persen atau sekitar 40 ribu ekor, berarti kan kebutuhan sapi kurban masih sangat cukup bila disediakan oleh masyarakat Klaten sendiri," jelasnya.

Untuk itu, Widiyanti kembali mengingatkan masyarakat Klaten yang ingin mencari hewan kurban sebisa mungkin menghindari untuk membeli hewan kurban yang berasal dari luar Kabupaten Klaten.

"Sebisa mungkin beli hewan kurban ditetangga desa atau kecamatannya saja karena stok kita ada. Kalau harga juga terjangkau," harapnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved