Berita Sleman Hari Ini
Pandai Besi Kliwonan Jadi Jujukan Petani Perbaiki Sabit
Setiap Kliwon, banyak petani yang memanfaatkan jasanya untuk menajamkan kembali sabit maupun cangkul.
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Gaya Lufityanti
"Saya cuma setiap Kliwon saja di sini (Pasar Cebongan). Setiap jam 07.00-10.00, tapi kalau banyak ya sampai jam 11.00. Rata-rata sehari ya 10 pelanggan, kalau banyak ya bisa sampai 20 pelanggan,"ujarnya.
Warga Seyegan, Sleman itu sudah puluhan tahun menjalani profesi pandai besi. Keahliannya merupakan warisan dari orangtua yang juga seorang pandai besi.
"Orangtua saya dulu pandai besi juga. Sejak SD saya sudah bantuin. Jadi ya saya teruskan sampai sekarang,"lanjutnya.
Cara tradisional memang ia gunakan selama membuka jasa di kliwonan.
Namun ia memakai alat-alat khusus ketika mengerjakan pesanan di rumah.
"Alat-alatnya kan saya titipkan, jadi pas pasaran tinggal ambil. Kalau tradisional kan tidak butuh listrik, jadi memudahkan saja, walaupun pengerjaannya lebih lama,"imbuhnya. ( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Pandai-Besi-Kliwonan-Jadi-Jujukan-Petani-Perbaiki-Sabit.jpg)