Berita Bantul Hari Ini
Nyaris 2.000 Ternak di Bantul Terjangkit PMK, Sebanyak 16 Hewan di antaranya Dipotong Paksa
Kepala DKPP Bantul , Joko Waluyo menjelaskan, dari ribuan ternak yang terpapar itu, 90 ekor ternak dinyatakan sembuh dan 16 ekor ternak dipotong
Penulis: Santo Ari | Editor: Kurniatul Hidayah
Menurutnya, pedagang tidak berani mendatangkan hewan kurban dari luar daerah karena takut membawa penyakit PMK dan menularkan kepada ternak lainnya yang sehat.
Baca juga: Harga Cabai dan Bawang Merah di Sleman Masih Melambung Tinggi
Terlebih, ternak yang sudah laku dijual baru akan dikirim ke pembeli saat akan dipotong.
"Ya terpaksa hanya membeli ternak untuk korban dari lokalan saja. Harganya sudah melonjak tajam," ucapnya.
Agus mengungkapkan harga hewan kurban khususnya sapi, mengalami peningkatan yang tajam dibandingkan pada tahun 2021.
Harga sapi kurban pada pada tahun 2021 kemarin dalam kisaran Rp 22 juta per ekor, saat ini harganya sudah menyentuh hampir Rp 26 juta hingga Rp 28 juta per ekornya.
"Satu ekor sapi harganya diatas Rp 25 juta, sudah termasuk biaya pemeliharaan sampai ternak dikirim ke sohibul untuk dipotong saat Idul Adha," katanya. (nto)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ilustrasi-sapi-kurban.jpg)