Berita Sleman Hari Ini
Vaksin PMK di Sleman Diutamakan untuk Sapi Perah
Dalam waktu dekat, sudah ada komitmen vaksin yang bakal didistribusikan ke Kabupaten Sleman untuk menanggulangi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Temuan kasus Penyakit Mulut dan Kuku ( PMK ) di Bumi Sembada terus bertambah.
Pemkab Sleman hingga kini masih menunggu distribusi vaksin dari Pemerintah Pusat.
Rencananya, dalam waktu dekat, sudah ada komitmen vaksin yang bakal didistribusikan ke Kabupaten Sleman untuk menanggulangi wabah menular yang menyerang hewan ternak berkuku genap tersebut.
"Tahap pertama, kami dapat komitmen 1.000 dosis untuk sapi perah. Kami berharap minggu depan sudah ada (vaksin) yang datang," kata Plt Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DP3) Sleman , Suparmono, Sabtu (18/6/2022).
Jumlah hewan ternak di Sleman ada lebih dari 103.000.
Baca juga: Penjual Kuliner Olahan Daging Sapi di Sleman Ikut Terdampak Wabah PMK
Pemerintah Kabupaten sebenarnya telah mengajukan 97.050 vaksin .
Tetapi hanya 1.000 vaksin yang rencananya tahap awal akan didistribusikan ke Bumi Sembada.
Sembari menunggu datangnya vaksin, Suparmono mengatakan, pihaknya hingga kini terus melakukan sejumlah langkah penanggulangan PMK hingga menyiapkan sarana dan prasarana vaksin .
Mulai dari rantai dingin penyimpanan hingga petugas vaksinator.
Sejauh ini, untuk sarana penyimpanan vaksin diakuinya sudah siap.
Adapun vaksinator dengan menugaskan semua petugas Puskeswan yang ada di 17 Kapanewon.
Menurut dia, jumlah tenaga Medik veteriner totalnya ada 20 orang dan 13 orang untuk tenaga Paramedik Veteriner.
Semua itu akan ditugaskan.
"Nanti akan dilatih terlebih dahulu oleh BBVet Wates," katanya.
Berdasar data siagpmk.id pada Sabtu (18/6/2022), jumlah kasus ternak sakit PMK di Kabupaten Sleman dilaporkan ada sebanyak 2.329 kasus.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ilustrasi-sapi-kurban.jpg)