Tukang Ojek di Ilaga Kembali jadi Korban Pembacokan OTK

Korban dibacok oleh orang tidak dikenal saat melintasi tanjakan Lapar di Kampung Kibogolome, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
net
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, PAPUA – Kekerasan terhadap tukang ojek kembali terjadi di Papua

Kali ini menimpa seorang tukang ojek bernama Adil.

Korban dibacok oleh orang tidak dikenal saat melintasi tanjakan Lapar di Kampung Kibogolome, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, Kamis (9/6/2022).

Adil mengalami luka cukup parah dan kondisinya saat ini kritis.

Saat ini Adil dirawat di Puskesmas Ilaga.

Dikutip Tribunjogja.com dari Tribun-Papua.com, Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal mengatakan penyerangan terhadap tukang ojek tersebut terjadi sekitar pukul 13.25 WIT.

“Benar tadi siang sekitar pukul 13.25 WIT ada penganiayaan terhadap tukang ojek di Kampung Kibogolome, Distrik Ilaga Kabupaten Puncak,” kata Kamal dalam rilis pers diterima Tribun-Papua.com.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui anggota gabungan Polres Puncak setelah mendapat laporan warga setempat.

Baca juga: Kronologi Temuan Mayat Perempuan Terapung di Perairan Pantai Samas Bantul

Baca juga: Lagi, Oknum TNI di Papua Diamankan Lantaran Bawa Puluhan Amunisi, Langsung Diperiksa Pomdam

Aparat keamanan lalu menuju lokasi kejadian.

“Sampai di sana anggota menemukan korban, kemudian langsung dievakuasi ke Puskesmas Ilaga untuk mendapatkan perawatan,” tuturnya.

Kamal mengatakan, saat ini korban sudah berada di Puskesmas Ilaga dan ditangani intensif oleh dokter.

Korban sendiri mengalami luka serius dan dalam kondisi kritis.

“Korban dalam keadaan kritis akibat luka bacok benda tajam di hampir sebagian tubuhnya, selain itu kedua tangan korban hancur akibat dianiaya,” ungkapnya.

Mantan Wakapolres Depok ini menambahkan, Polres Puncak tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku.

“Pelakunya masih didalami dan perlu dikumpulkan keterangan untuk mengetahui dari kelompok mana yang melakukan penganiayaan,” tandasnya. (*)

 

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved