Pemkab Sleman Berupaya Genjot Capaian Vaksinasi Booster 

Kepala Dinas Kesehatan Sleman , Cahya Purnama berharap, masyarakat Sleman yang belum booster bisa segera mengikuti vaksin .

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
dok.istimewa
ilustrasi : vaksin booster 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Kepala Dinas Kesehatan Sleman , Cahya Purnama berharap, masyarakat Sleman yang belum booster bisa segera mengikuti vaksin .

Menurutnya, capaian vaksin dosis ketiga di Bumi Sembada sudah cukup tinggi di angka 36,12 persen.

Tetapi jika dibandingkan dengan capaian vaksin primer dosis satu maupun dosis kedua, maka booster masih sangat sedikit. 

Baca juga: Restrukturisasi Kredit Terdampak Covid-19 Melandai, Profit Bank Mandiri Kian Kinclong

"Kami berharap booster bisa ditingkatkan. Ini sudah tinggi, tapi jika melihat capaian primer maka booster perlu ditingkatkan, agar kekebalan komunal bisa dipertahankan," kata dia, Kamis (9/6/2022). 

Capaian booster di Kabupaten Sleman saat ini ditarget sebanyak mungkin.

Berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan capaian vaksin dosis ketiga ini. Satu di antaranya bekerjasama dengan TNI-Polri.

Kemudian, menyediakan sentra vaksinasi massal di Sleman City Hall (SCH) maupun di fasilitas pelayanan kesehatan seperti Puskemas dan Rumah Sakit. 

Cahya menyebut, kasus Covid-19 di Kabupaten Sleman sudah sangat melandai.

Terbukti, kata dia, di tanggal 8 Juni, hanya ada satu kasus. Selter isolasi pasien di Asrama Haji maupun Rusunawa Gemawang juga kondisinya kosong.

Laju penularan kasus di angka 1,25 dengan positivity rate atau proporsi orang yang positif dari keseluruhan yang dites sebesar 0,39 persen. 

Keterisian BOR RS di Sleman juga rendah, di angka 0,39 persen.

Artinya sesuai dengan target nasional di bawah 5 persen. Kemudian fatality rate-nya di angka 0,08 persen.

Dari segi capaian vaksin Covid-19 , Cahya mengungkapkan, vaksinasi primer dosis satu di Sleman sudah mencapai 101,3 persen dan 93,6 persen untuk dosis kedua. 

"Vaksinasi anak juga sudah melampaui 80 persen. Untuk dosis pertama sudah 103,10 persen dan dosis kedua 90,81 persen," kata Cahya. 

Baca juga: Harga Bonsai dalam Pameran dan Kontes Bonsai Nasional di Magelang Capai Ratusan Juta Rupiah

Lebih lanjut, Mantan Direktur RSUD Sleman ini mengatakan, dari melandainya kasus penularan covid-19 ini ada kebijakan yang mengikuti.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved