Berita Pendidikan Hari Ini
Deteksi Dini Kanker Serviks, Dosen Polkesyo Kembangkan 'Teropong Digital'
Meski bisa mendeteksi, metode ini bukan untuk menentukan diagnosis penyakit.
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Gaya Lufityanti
Lebih lanjut Nanik menjelaskan, 'Teropong Digital' ini telah melalui sejumlah tahap uji di antaranya kajian teoritis, uji kelayakan lapangan dengan FFA (Force Field Analysis), uji alat, uji penerimaan, hilirisasi alat dan lapangan pekerjaan.
"Penggunaan teknologi digital pada pelayanan kebidanan khususnya pada skrining kanker serviks sudah menjadi kebutuhan. Tingginya subjektivitas hasil pada pemeriksaan IVA diakibatkan pembacaan hasil yang hanya menggunakan mata biasa. Teropong Digital skrining kanker serviks bisa menjadi solusi bagi bidan dan pemberi layanan IVA untuk meningkatkan akurasi dan hasil pemeriksaan," jelas dia.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Polkesyo, Joko Susilo, SKM, M.Kes mengapresiasi inovasi yang dikembangkan oleh para dosen.
"Bagi Polkesyo ini sebuah terobosan, melalui dosen berprestasi kami. Mudah-mudahan terobosan ini bisa disosialisasikan lebih luas kepada masyarakat. Jadi Teropong Digital ini didesain dalam rangka membantu pemerintah dan masyarakat untuk penanganan deteksi dini kanker serviks," pungkasnya. ( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Deteksi-Dini-Kanker-Serviks-Dosen-Polkesyo-Kembangkan-Teropong-Digital.jpg)