BPOM DIY dan BPKN Gelar Sidak Bahan Makanan Berbahaya di Pasar Prawirotaman, Ini Hasilnya
Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar sidak bahan makanan berbahaya ke Pasar Prawirotaman
Penulis: Miftahul Huda | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar sidak bahan makanan berbahaya ke Pasar Prawirotaman , Kamis (2/6/2022).
Saat berkeliling di Pasar Prawirotaman , BPOM didampingi Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN).
Kepala BPOM DIY Trikoranti mengatakan, petugas BPOM tidak menjumpai adanya bahan makanan yang berbahaya.
Baca juga: Daging Sapi Hilang di Pasar Bantul, Imbas Aksi Mogok Para Jagal di RPH Segoroyoso
Namun uji sampling produk makanan tetap dilakukan.
"Di pasar tidak ditemukan produk berbahaya. Kami akan lakukan sampling produk yang dijual. Bisa saja produk itu bukan dari Yogya, tetapi dari luar daerah," katanya, kepada awak media.
Anggota Komisi Komunikasi dan Edukasi BKPN Heru Sutadi menambahkan, pihaknya kagum dengan model berniaga yang diterapkan di Pasar Prawirotaman .
Pihaknya mendorong pengawasan bahan makanan berbahaya tetap dilakukan.
Baca juga: Mahasiswa ITNY Raih Medali Perunggu dalam Kejuaraan Pencak Silat Magelang Championship 2022
"Misal di pertengahan ada perubahan maka bukan tugas Jogja saja. Tetapi juga Kementerian lain," ujarnya.
Upaya itu menjadi hal utama yang harus dilakukan, sebab akan mendongkrak perekonomian para pedagang pasar.
"Karena konsumen sudah percaya dengan kualitas bahan makanan di pasar," pungkasnya. (hda)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/melihat-produk-di-Pasar-Prawirotaman-Kamis-262022.jpg)