Berita Bisnis Terkini

BCA Kembangkan Kapasitas SDM Desa Wisata dengan Pelatihan Eco Enzyme

BCA memberikan pelatihan bagi seluruh pengurus desa wisata binaan BCA dan para pemenang serta finalis BCA Desa Wisata Award.

Penulis: Ardhike Indah | Editor: Gaya Lufityanti
istimewa
Webinar Eco Enzyme untuk peningkatan SDM pengelola desa wisata yang digelar oleh BCA 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pencemaran lingkungan akibat sampah hingga saat ini masih terjadi di sejumlah tempat, tapi hal tersebut kini sudah mulai dapat direduksi melalui pengelolaan sampah yang tepat.

Satu di antara metode yang dapat dilakukan adalah melalui pengolahan sampah organik menggunakan teknik Eco Enzyme. 

Dengan begitu, PT Bank Central Asia Tbk. ( BCA ) turut berkontribusi pada kesehatan lingkungan hidup melalui berbagai program.

Pada kesempatan ini, BCA memberikan pelatihan bagi seluruh pengurus desa wisata binaan BCA dan para pemenang serta finalis BCA Desa Wisata Award.

Baca juga: Dukung Kemajuan UMKM, BCA Produksi 35 Ribu Seragam Batik Karya Perajin Lokal

Pelatihan dilakukan melalui webinar yang dihadiri oleh EVP CSR BCA Inge Setiawati beserta narasumber pelopor pertama Eco Enzyme Indonesia (EEI) Vera Tan.

BCA berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan kepada desa binaan melalui berbagai program dan inisiatif menarik terutama di tengah pandemi,” kata Inge, Kamis (2/6/2022).

Dia melanjutkan, saat ini aktivitas pariwisata sudah mulai berjalan kembali.

Maka dari itu, penting bagi BCA mengembangkan kapasitas SDM desa wisata

“Webinar kali ini mengajak seluruh peserta untuk memahami pentingnya menjaga lingkungan khususnya melalui pengolahan sampah organik,” ujar Inge lagi.

Pengelolaan sampah organik melalui teknik Eco Enzyme, kata dia, dapat diterapkan bagi rumah tangga dan juga pertanian yang menghasilkan fermentasi sampah dapur organik. 

Teknik ini pertama kali ditemukan di Thailand dan mulai berkembang di berbagai negara di Asia. 

Manajemen sampah melalui teknik Eco Enzyme dilakukan dengan cara memanfaatkan sisa-sisa kulit buah dan sayur di dapur untuk menghasilkan cairan yang bermanfaat. 

Hasil dari fermentasi Eco Enzyme yang telah di proses dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan seperti sabun cuci tangan, sabun cuci piring, pembersih dapur, pembersih lantai, pupuk tanaman dan pembersih buah & sayuran.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved