Info Cuaca BMKG
Peringatan Dini BMKG: Daftar Wilayah Berpotensi Alami Cuaca Ekstrem Akibat 2 Bibit Siklon Tropis
Peringatan dini ini dikeluarkan lantaran BMKG mendeteksi keberadaan 2 bibit siklon tropis berpotensi meningkatkan peluang terjadinya cuaca ekstrem
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Rina Eviana
Tribunjogja.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem hari ini Senin (30/5/2021) dan besok Selasa (31/5/2022) di sejumlah wilayah Indonesia.
Peringatan dini ini dikeluarkan lantaran BMKG mendeteksi keberadaan 2 bibit siklon tropis berpotensi meningkatkan peluang terjadinya cuaca ekstrem di Indonesia.
Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto mengatakan, pemicu cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai angin kencang dan kilat atau petir, yakni bibit siklon tropis 92S dan bibit siklon tropis 93W.
Bibit siklon tropis 92S terpantau di Samudera Hindia selatan Jawa Barat dengan kecepatan angin maksimum mencapai 20 kt dan tekanan udara minimum 1005,8 mb.
Baca juga: Waspada 2 Bibit Siklon Tropis Berpotensi Picu Cuaca Ekstrem
Guswanto dalam keterangan tertulisnya menjelaskan, sistem ini membentuk daerah konvergensi yang memanjang dari Bengkulu hingga Lampung dan dari Banten hingga Jawa Barat, serta membentuk daerah konfluensi di perairan barat Bengkulu hingga selatan Jawa Barat.
Sistem ini juga menginduksi peningkatan kecepatan angin >25 knot (low level jet) di Samudra Hindia selatan Jawa Barat-Jawa Tengah.
“Pergerakan sistem ini ke arah tenggara dengan potensi untuk tumbuh menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan dalam kategori rendah,” jelasnya.
Selain bibit siklon tropis 92S, ada pula bibit siklon tropis 93W.
Bibit Siklon Tropis 93W terpantau di Laut Filipina sebelah utara Papua Barat dengan kecepatan angin maksimum mencapai 15 knot dan tekanan udara minimum 1010.3 mb.
Bibit siklon tropis yang kedua ini diketahui membentuk daerah konvergensi memanjang di Samudra Pasifik timur Filipina.
“Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan, kecepatan angin, dan ketinggian gelombang laut di sekitar bibit siklon tropis, di sepanjang daerah konvergensi atau konfluensi dan low level jet tersebut,” ungkapnya.
Dengan begitu, pada akhir Mei 2022 ini tepatnya tanggal 30-31 Mei, sejumlah daerah di Indonesia berpotensi terdampak secara tidak langsung dari kedua bibit siklon tropis tersebut.
Baca juga: Prakiraan Cuaca dan Peringatan Dini BMKG Hari Ini Senin 30 Mei 2022 untuk Jakarta dan Bandung
Dampaknya bisa berupa hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai angin kencang dan kilat atau petir. Berikut daftar daerahnya:
Senin, 30 Mei 2022
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/penjelasan-bmkg-yogyakarta-penyebab-curah-hujan-meningkat-disertai-angin-dan-petir.jpg)