Ratusan Buruh Gendong di Pasar Beringharjo Terima Bantuan Sembako dan Seragam

Ratusan buruh gendong yang sehari-hari mengais nafkah di Pasar Beringharjo, mendapatkan bantuan sembako dari organisasi sosial Lions Club Indonesia,

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Ratusan buruh gendong yang sehari-hari mengais nafkah di Pasar Beringharjo, mendapatkan bantuan sembako dari organisasi sosial Lions Club Indonesia, Kamis (19/5/2022).

Agenda itu, merupakan rangkaian dari konvensi nasional yang tahun ini digelar di Kota Yogyakarta.

Koordinator Global Service Team Lions Indonesia Distrik 307, Catharina A Tersierra Rossa, mengatakan, bantuan tersebut sebagai bentuk apresiasi pada buruh gendong.

Ia menilai, mereka merupakan wujud perempuan hebat yang terus berjuang mengais rezeki, meski umur tak lagi muda.

Baca juga: Pemkab Bantul dan Kejati DIY Resmikan Rumah Restorative Justice untuk Selesaikan Perkara Ringan

"Ada sekitaran 100 buruh gendong yang kita bantu hari ini. Memang kita utamakan yang sudah sepuh, yang umurnya 65 tahun ke atas. Selain itu, kita memberikan seragam juga, ya, karena kita lihat, kok belum berseragam," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Tersierra juga mengajak serta 125 anggotanya, agar berbelanja aneka ragam komoditi di Pasar Beringharjo.

Ia berharap, agenda konvensi tahunan tersebut bisa memberikan dampak untuk kebangkitan pariwisata Kota Yogyakarta, termasuk pelaku UKM.

"Kita dorong semua anggota untuk berbelanja di sini, kita berikan waktu satu jam. Makanya, kalau cuma belanja saja, kok rasanya kurang lengkap, ya, sehingga kita bantu buruh gendong juga, terutama yang usia lanjut," jelasnya.

Tersierra pun menandaskan, konvensi nasional Lions Club Indonesia diikuti oleh lebih dari 1.000 anggota yang berasal dari seantero tanah air. Sehingga, ia meyakini, mereka bisa ambil bagian pada kebangkitan ekonomi Kota Yogyakarta, yang selama ini memang bergantung di pariwisata.

Baca juga: Kemacetan Masih Jadi Masalah, Dishub DIY Berkomitmen Wujudkan Yogyakarta yang Ramah Pejalan Kaki

"Selama konvensi juga ada kunjungan-kunjungan ke objek wisata. Selain kegiatan yang sudah kita agendakan, masing-masing distrik juga sudah keliling-keliling sendiri itu, ya, berwisata, dan semua sangat antusias," ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, konvensi berlangsung sampai 21 Mei 2022 mendatang. Rangkaian acara, diawali dengan ziarah ke makam GBPH Bintoro, yang merupakan pendiri Lions Club Indonesia, di Kotagede, Kota Yogyakarta.

"Kita sekaligus ziarah ke makam KGPH Hadiwinoto, yang merupakan pendiri Lions Club Indonesia di DIY. Tanpa peran beliau-beliau, Lions Club tidak akan hadir di Indonesia, dan Yogyakarta. Ziarah ini menjadi bentuk apresiasi, sekaligus penghormatan kami sebagai penerus," urainya. (aka)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved