Berita Sleman Hari Ini
Wisatawan di Tebing Breksi Tetap Diimbau Bermasker, Meski Sudah Ada Kelonggaran
Pengelola taman wisata Tebing Breksi masih mengimbau kepada pengunjung agar tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 , terutama memakai masker .
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pengelola taman wisata Tebing Breksi di Sambirejo, Prambanan, Kabupaten Sleman masih mengimbau kepada pengunjung agar tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 , terutama memakai masker .
Hal ini dilakukan demi kehati-hatian bersama.
Meskipun Presiden Joko Widodo telah membolehkan untuk melepas masker di ruang terbuka yang tidak padat orang.
Koordinator Humas dan Informasi Taman Wisata Breksi , Muhamad Halim mengatakan, kebijakan kelonggaran bermasker yang dikeluarkan Presiden Joko Widodo masih bersifat imbauan.
Baca juga: Dinas Pariwisata DIY Berharap Tebing Breksi Menjadi Destinasi Wisata Unggulan
Sebab, kelonggaran tak bermasker bisa dilakukan masyarakat di tempat yang tidak banyak orang.
Padahal, di Tebing Breksi , terutama pada akhir pekan, ramai dikunjungi ribuan wisatawan.
Karenanya, imbauan bermasker hingga saat ini masih diterapkan di wisata yang ada di Sleman bagian timur itu.
"Imbauan (masker) masih tetap dilakukan. Agar kita tetap berhati-hati. Breksi itu kan Sabtu- Minggu ramai. Sekarang, pandemi belum berakhir, tapi menuju ke sana, iya. Jadi wisatawan masih diimbau prokes," kata dia, ditemui Rabu (18/5/2022).
Menurut dia, imbauan prokes kini lebih universal, tidak khusus kepada masing-masing personal.
Artinya, pengelola tidak lagi menghampiri pengunjung satu persatu yang enggan menggunakan masker seperti saat sebelumnya.
Melainkan hanya diimbau lewat pengeras suara maupun papan-papan imbauan prokokol kesehatan yang sudah ada.
Begitu juga dengan aplikasi PeduliLindungi, alat tersebut hingga saat ini masih ada di Tebing Breksi .
Baca juga: Penggunaan Masker Diperlonggar, Bupati Sleman Masih Tunggu Kebijakan Gubernur
Tetapi, semenjak vaksinasi booster semakin gencar dan kini prokes telah diperlonggar, wisatawan yang datang apalagi sudah vaksin tiga kali telah diberikan kebebasan, mau menggunakan aplikasi ataupun tidak.
Semua kebijakan itu, dilakukan demi kenyamanan bersama.
"Alat PeduliLindungi masih. Tapi dibebaskan. Mau dipake boleh, gak dipake juga gak papa," kata Halim.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Wisatawan-di-Tebing-Breksi-Tetap-Diimbau-Bermasker-Meski-Sudah-Ada-Kelonggaran.jpg)