Berita Kecelakaan
Tabrakan Adu Banteng Truk Kontainer vs Truk Box di Boyolali, Ayah dan Anak Meninggal di Tempat
Kecelakaan yang melibatkan dua kendaraan besar ini pun langsung ditangani Satlantas Polres Boyolali.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Muhammad Fatoni
Truk kontainer kemudian oleng ke kanan menerjang median jalan dan masuk ke jalan Semarang-Solo.
"Setelah melompat median jalan kemudian masuk ke jalan dari arah Semarang sehingga bertabrakan dengan KBM (kendaraan bermotor) Box dari PT Gudang Garam," jelas Budi, saat ditemui TribunSolo.com di lokasi kejadian.
Budi menyebut kecelakaan parah di jalan Solo-Semarang ini mengakibatkan arus lalu lintas tersendat ini diduga akibat sopir truk kontainer ngantuk.
Truk kontainer yang dia kemudikan itupun kemudian oleng ke kanan lalu melompat median jalan.
"Karena dugaan sementara sopir (kontainer) ngantuk. Karena kejadiannya jam setengah 5 pagi," jelasnya.
Korban
Identitas korban kecelakaan itu pun akhirnya terungkap.
Korban meninggal pengemudi truk kontainer dengan nomor polisi L 8014 UJ adalah Satuman (46).
Dia merupakan warga Dukuh Mojodadi RT 02, RW 01, Desa Plemahan, Kecamatan Sumobito, Jombang, Jawa Timur.
Saat mengemudi Tracktor Head Nissan itu dia ditemani anaknya sendiri, Agung Susatyo.
Bapak dan Anaknya yang masih berusia 18 tahun itupun tewas di tempat dalam insiden kecelakaan maut ini.
Sementara untuk pengemudi truk box, bernama Eko Wahyudi (43) Dukuh Dlopo RT 20 RW 03, Desa Karangrejo, Kecamatan Ngasem, Kediri, Jawa Timur.
Dia mengalami luka ringan. Tangan kanannya nyeri dan kepalanya mengalami luka lecet.
Sedangkan keneknya yang bernama Muhammad Imron (28) itu selamat.
Warga Duku Kemuning, RT 26, RW 07, Tiru Kidul, Kecamatan Gurah, Kediri Jawa Timur itu tidak mengalami luka pada tubuhnya.