Penting Diketahui, Begini Tata Laksana Perawatan dan Pengobatan Pasien Hepatitis Akut pada Anak
Berikut tata laksana perawatan bagi pasien hepatitis akut misterius pada anak di Indonesia saat ini.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Rina Eviana
-Monitoring perjalanan klinis (terutama kesadaran) dan laboratorium (terutama PT/INR dan albumin).
-Pengenalan gejala dan tanda hepatitis fulminan.
2. PT/INR dipantau secara berkala:
PT atau Parameter Prothrombin adalah pemeriksaan hemostasis untuk menguji faktor pembekuan pada jalur ekstrinsik dan jalur bersama.
Pada kondisi normal atau orang yang tidak mengalami gangguan pembekuan darah atau mengonsumsi obat-obatan pengencer darah, maka nilai INR normal berada pada rentang 0.8 - 1.1.
Pada kondisi di mana INR memanjang atau meningkat, maka hal tersebut dapat terjadi akibat beragam hal misalnya penyakit hati. Bila ada kecenderungan peningkatan nilai PT/INR, pasien perlu mendapatkan perawatan di ruang rawat intensif, karena dikhawatirkan akan berlanjut menjadi hepatitis fulminan.
3. Kategori pasien hepatitis fulminan
Pasien mengalami hepatitis fulminan bila didapatkan tanda koagulopati dengan INR lebih dari (>) 2 yang tidak dapat dikoreksi dengan vitamin K (gangguan fase akut fungsi hepatoselular), atau terdapat penurunan kesadaran (ensefalopati) yang disertai koagulopati dengan INR lebih dari (>) 1,5.
Baca juga: Gejala Umum Hepatitis Akut Misterius dan Penanganannya Menurut Ahli Kesehatan
4. Kortikosteroid
Kortikosteroid hanya diberikan pada kecurigaan hepatitis autoimun.
Kortikosteroid adalah kelompok obat yang mengandung hormon steroid sintesis, yang sering digunakan untuk meredakan peradangan pada beberapa kondisi, seperti alergi, lupus, reumathoid arthritis, dan pemfigus vulgaris, serta mengobati polip hidung tanpa operasi.
5. Sindrom peradangan multisistem pada anak-anak (MISC)
Jika dicurigai terkait MISC atau pasien anak-anak tersebut memiliki sindrom peradangan multisistem, maka tatalaksana mengikuti panduan IDAI sebelumnya. MISC adalah suatu kondisi di mana bagian tubuh yang berbeda dapat meradang, termasuk jantung, paru-paru, ginjal, otak, kulit, mata, atau organ pencernaan.
Tata Laksana Gagal Hati Akut (Hepatitis Fulminan)
Pada pasien yang didiagnosis mengidap hepatitis fulminan atau gagal hati akut, berikut beberapa perawatan umum yang bisa dilakukan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Ilustrasi-hepatitis-akut-pada-anak.jpg)