6 Cara Mengenali Gejala Paru-paru Anda Tidak Sehat
Ada beberapa ciri-ciri paru-paru Anda tidak sehat, di antaranya mengi hingga nyeri dada kronis.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Rina Eviana
Tribunjogja.com -Paru-paru merupakan salah satu organ vital tubuh. Paru-paru merupakan salah satu organ vital karena bagian dari sistem yang kompleks, mengembang dan berelaksasi ribuan kali setiap hari untuk membawa oksigen serta mengeluarkan karbon dioksida.
Sehingga, penting memperhatikan kesehatan paru-paru.
Mengetahui tanda-tanda paru-paru tidak sehat sejak dini dapat membantu Anda menerima pengobatan sebelum penyakit menjadi serius yang mengakibatkan kematian.
Ada beberapa ciri-ciri paru-paru Anda tidak sehat, di antaranya mengi hingga nyeri dada kronis.
Mengutip WebMD, penyakit paru-paru merupakan istilah untuk berbagai gangguan kesehatan yang mempengaruhinya.
Mengutip Lung Foundation, berikut tanda-tanda paru-paru tidak sehat yang bisa dicurigai:
1. Mengi
Mengi adalah suara siulan bernada tinggi yang dibuat saat Anda bernapas. Biasanya terdengar saat mengembuskan napas. Mengi biasanya terjadi ketika saluran udara dibatasi karena penyempitan atau penyumbatan pada saluran udara yang menuju ke paru-paru. Penting untuk memperhatikan munculnya mengi karena dapat menjadi tanda awal penyakit paru-paru, seperti: Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) Asma Kanker paru-paru Namun mengi dapat dipicu karena banyak alasan lain, seperti infeksi saluran pernapasan karena virus atau bakteri.
2. Sesak napas
Sesak napas adalah gejala umum dari penyakit paru-paru, tapi tidak semua penderitanya mengalami sesak napas karena faktor: Penuaan Kelebihan berat badan Tidak fit. Sesak napas mungkiin adalah respons alami bahwa tubuh saat membutuhkan lebih banyak oksigen dan energi ketika Anda melakukan sesuatu yang membutuhkan upaya fisik, seperti berlari mengejar bus atau berolahraga.
Namun, tanda paru-paru tidak sehat itu menyebabkan sesak napas yang tidak umum. Seperti, sesak napas yang terjadi saat tubuh tidak melakukan aktivitas fisik. Saat itu terjadi, disarankan segera konsultasi ke dokter untuk menadapatkan penanganan cepat yang tepat.
3. Infeksi dada
Infeksi dada adalah infeksi paru-paru. Jika infeksi di kantung udara yang lebih kecil dari paru-paru (alveoli) disebut pneumonia. Jika infeksi di saluran udara yang lebih besar (bronkus) disebut bronkitis. Infeksi dada terjadi karena saluran udara bengkak dan membuat lebih banyak lendir atau nanah. Pada akhirnya, membuat saluran udara tersumbat dan membuat orang sulit bernapas. Infeksi dada biasanya disebabkan oleh bakteri atau virus. Pneumonia: sering disebabkan oleh bakteri Bronkitis sering disebabkan oleh virus. Kadang-kadang, infeksi dada dapat disebabkan oleh jamur.
4. Produksi lendir
Lendir yang juga disebut dahak diproduksi oleh saluran udara sebagai pertahanan terhadap infeksi. Produksi lendir juga dapat disebabkan oleh kondisi pernapasan kronis, seperti PPOK dan bronkiektasis. Munculnya lendir sesekali normal, tetapi penumpukan lendir yang berlebih dan berlangsung selama sebulan atau lebih dapat menjadi tanda paru-paru tidak sehat.
Baca juga: Perhatikan! Ini Sinyal Bahaya dari Tubuh Tanda Diabetes Sudah Mengintai Anda
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/pneumonia-radang-paru-paru.jpg)