Berita Jogja
Akses Menuju Jalan Malioboro Terpantau Padat Merayap
Maka, untuk sementara ini kami lakukan rekayasa lalu lintas, berupa akses satu arah dari Jalan Mataram
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Yoseph Hary W
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Arus lalu lintas (Lalin) dari Jalan Mataram maupun Jalan Abu Bakar Ali menuju Jalan Malioboro, Rabu (4/5/2022) pukul 12.59 WIB. terpantau padat merayap.
Kapospam Teteg, Ipda Supriyadi, mengatakan kepadatan yang terjadi itu disebabkan adanya wisatawan yang ingin memasuki kawasan Malioboro.
"Maka, untuk sementara ini kami lakukan rekayasa lalu lintas, berupa akses satu arah dari Jalan Mataram," kata Supriyadi kepada Tribunjogja.com, di Jalan Malioboro.
Pihaknya melakukan rekayasa berupa, arus Lalin dari timur di arahkan menuju Pasar Kembang, lalu menuju barat Jalan Jlagran Lor. Dan dari jalan tersebut katanya, akan di arahkan kembali menuju selatan memasuki Jalan Mataram, sehingga beberapa kendaraan tersebut baru bisa memasuki Jalan Malioboro.
Baca juga: KA Bogowonto Sudah Mulai Beroperasi dari Stasiun Lempuyangan, Jadwal Tarif Tiket Cek di KAI Access
Rekayasa itu dilakukan olehnya, sejak pukul 08.00 - 13.00 WIB.
"Karena sejak pukul 08.00 WIB, jalan Malioboro sudah penuh dan macet," bebernya.
Sementara itu, pihaknya juga melakukan buka tutup akses Jalan Kleringan.
Supriyadi menyebut, lebih dari seribu kendaraan telah melitas di Jalan Abu Bakar Ali siang tadi.
"Namun, dari kendaraan tersebut kami liat berdasarkan plat nomer. Dari situ, semua kendaraan ada dari beberapa kota atau provinsi. Baik itu, sari Sumatera, Jawa Barat, Yogyakarta, Jawa Tengah, hingga Jawa Timur. Bahkan dari luar pulau Jawa yaitu Kalimantan juga terpantau ada," terangnya.
Katanya, plat kendaraan dari Jawa Tengah, baik itu Magelang, Solo, termasuk Klaten, plat kendaraan dari Jakarta, dan plat kendaraan dari Bandung menjadi kendaraan yang paling dominan melintasi jalan itu.
Ia pun menyebut, berdasarkan hasil pantauannya dalam beberapa hari yang lalu, kepadatan akan berlangsung hingga pukul 23.00 WIB.
"Kemungkinan lebih dari separuh kendaraan pada saat ini akan berkurang pukul 23.00 WIB, baiknya itu dari Jalan Abu Bakar Ali maupun Jalan Malioboro," tandasnya.
(Nei)