Berita Kabupaten Magelang Hari Ini

Remaja Korban Kecelakaan Truk di Simpang Tanjung Kalinegoro Magelang Ternyata Hendak Pergi Sekolah

kecelakaan lalu lintas di simpang tiga traffic light Tanjung, Dusun Tanjung Anom, Desa Banjarnegoro, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang

Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Kurniatul Hidayah
istimewa
Proses evakuasi truk yang terguling di Simpang Tanjung, Kalinegoro Magelang, Senin (25/04/2022) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - kecelakaan lalu lintas di simpang tiga traffic light Tanjung, Dusun Tanjung Anom, Desa Banjarnegoro, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang diduga akibat Truk kelebihan muatan mengakibatkan seorang pelajar meninggal dunia.

Korban bernama Rintang Bayu Laksono (18) merupakan pelajar di salah satu SMK di Kabupaten Magelang .

Pagi itu, saat kejadian korban diketahui hendak berangkat ke sekolah .

Baca juga: Sri Sultan Hamengku Buwono X Izinkan Masyarakat DI Yogyakarta Gelar Sholat Ied di Alun-Alun Selatan

Dari pantauan Tribun Jogja di lokasi, karung-karung pembawa sekam padi masih terlihat berserakan di pinggir jalan.

Bahkan, beberapa karung sudah terbuka sehingga membuat sekam padi berhamburan ke luar menutupi area jalan.

Seorang saksi saat kejadian yakni Yono (68) mengatakan, karung-karung sekam yang masih berserakan di jalan merupakan sebagian yang belum diangkut oleh petugas.

"Sejak pagi tadi beberapa karung sudah diangkut bersamaan dengan truknya, itu tinggal sisa beberapa lagi. Memang cukup banyak itu muatanya," ujarnya lagi.

Ia menjelaskan pada saat kejadian dirinya sedang berada di sekitar TKP.

Korban terlebih dahulu berhenti di simpang traffic light Tanjung, karena posisi lampu sedang merah.

"Kemudian, tidak berapa lama Truk Hino itu datang dari jalan Purworejo ke arah Magelang ikut berhenti karena lampu masih merah. Namun, Truk langsung oleng ke kiri roboh menindih korban . Korban itu anak sekolahan, mau berangkat," ujarnya saat ditemui di lokasi kejadian, Senin (25/04/2022).

Ia menjelaskan, lokasi di sekitar TKP kala itu cukup ramai.

Karena, aktivitas lalu lintas pada pagi hari di simpang tersebut memang terbilang tinggi.

"Ya, di sini (TKP) setiap harinya memang ramai apalagi pagi hari, normal seperti itu. Sewaktu, kejadian pun tidak ada tanda-tanda Truk akan oleng, ya itu kejadiannya cepat. Ketika, mengetahui ada yang tertimpa warga pun langsung mencoba membantu, itu posisi korban sama sekali tertutup badan truk," ujarnya.

Salah seorang warga di sekitar lokasi yakni Parno (64) mengaku, kejadian kecelakaan lalu lintas di TKP memang sering terjadi.

Baca juga: Obrolan Netizen Soal Tri Suaka Malah Merembet ke Duta Sheila On 7 hingga Cinta Lama Dian Sastro

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved