Berita DI Yogyakarta Hari Ini
Sri Sultan Hamengku Buwono X Izinkan Masyarakat DI Yogyakarta Gelar Sholat Ied di Alun-Alun Selatan
Raja Keraton Yogyakarta sekaligus Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengizinkan masyarakat untuk menunaikan Sholat Ied di Alun-Alun Selatan
Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Raja Keraton Yogyakarta sekaligus Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengizinkan masyarakat untuk menunaikan Sholat Ied di Alun-Alun Selatan Kota Yogyakarta .
Sedangkan untuk Aalun-alun Utara belum bisa dimanfaatkan untuk menggelar Sholat Ied mengingat adanya proyek penggantian pasir yang dilakukan oleh Keraton Yogyakarta sejak 3 April 2022 lalu.
"Ya sudah dua tahun kan ( Alun-alun Utara ) nggak digunakan, yang digunakan Alun-Alun Selatan ," terang Sri Sultan Hamengku Buwono X di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Senin (25/4/2022).
Baca juga: Tanda-tanda Fungsi Ginjal Anda Mulai Bermasalah, di Antaranya Urine Berdarah
Sri Sultan mengungkapkan, pemerintah tak melarang masyarakat menggelar Sholat Ied berjamaah pada Lebaran kali ini.
Sebab, DIY telah berstatus PPKM level 2 sehingga aktivitas masyarakat kini lebih dilonggarkan.
"Untuk Sholat Ied ya boleh berjamaah. Karena kita di level 2, ketentuan2 itu makin sedikit untuk kita tidak membolehkan," terang Sri Sultan.
Kendati demikian, Sri Sultan meminta masyarakat untuk mengutamakan protokol kesehatan.
Baik ketika beribadah maupun berlebaran nanti.
"Tapi dibutuhkan di situ justru kesadaran masyarakat untuk menerapkan prokes sama masker itu paling penting, gitu saja," ujar Sri Sultan.
Baca juga: Peringatan Dini Cuaca BMKG Selasa 26 April 2022, Daftar 27 Wilayah Berpotensi Hujan Lebat dan Angin
Senada dengan Sri Sultan, Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) DI Yogyakarta mengizinkan Sholat Idulfitri secara berjamaah di lapangan luas saat Lebaran .
Hal itu menyusul dengan turunnya status PPKM di DIY ke level 2.
"Tidak ada aturan, monggo masyarakat bisa menjalankan salat Id sepanjang menjaga protokol kesehatan. Yogya kan sudah level 2 ya jadinya aman," jelas Kepala Kanwil Kemenag DIY, Masmin Afif. (tro)