BPD DIY Gandeng Masjid di Gunungkidul, Kembangkan Kotak Infak Digital

Bank Pembangunan Daerah (BPD) DIY meluncurkan Kotak Infak Digital di Kabupaten Gunungkidul pada Senin (25/04/2022). Sejumlah masjid

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/ Alexander Ermando
Peluncuran Kotak Infak Digital dari BPD DIY di Kabupaten Gunungkidul pada Senin (25/04/2022). Peluncuran ini juga dilakukan bersamaan dengan penyerahan alat penanda awal waktu salat. 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Bank Pembangunan Daerah (BPD) DIY meluncurkan Kotak Infak Digital di Kabupaten Gunungkidul pada Senin (25/04/2022).

Sejumlah masjid pun digandeng untuk aplikasi tersebut.

Direktur Utama BPD DIY Santoso Rohmad mengatakan layanan Kotak Infak Digital ini memanfaatkan sistem QRIS (Quick Response Indonesian Standard).

Baca juga: Jelang Lebaran, Pemkab Magelang Bagikan 550 Paket Sembako kepada Keluarga Prasejahtera

"Jadi pembayaran Infak cukup dengan memindai barcode yang disediakan," jelas Santoso di Pantai Sundak, Kapanewon Tepus, Senin (25/04/2022).

Pada peluncuran perdana ini, ada 3 masjid di Gunungkidul yang mendapatkan layanan Kotak Infak Digital dari BPD DIY.

Ketiganya antara lain Masjid At Taqwa Mulo Wonosari, Masjid Al Azhar Bintaos serta Masjid Al Hikmah Baron di Tanjungsari.

Santoso menilai pembayaran Infak secara digital akan lebih aman bagi para jemaah. Sebab proses pembayaran akan menjadi lebih transparan.

"Sistem seperti ini juga lebih mudah baik bagi jemaah maupun bagi pengelola tempat ibadah," katanya.

Santoso juga memandang keberadaan Kotak Infak Digital sangat sesuai dengan situasi saat ini yang masih dalam pandemi Covid-19. Sebab pembayaran cara ini juga meminimalisir kontak langsung.

Meski saat ini baru 3 masjid, ia mengatakan layanan Kotak Infak Digital akan diperluas ke seluruh masjid. Tak menutup kemungkinan rumah ibadah umat beragama lain juga akan mendapat layanan serupa.

Baca juga: Penilaian 360 Derajat dan Upaya Pemkot Yogyakarta Ciptakan Budaya Kerja Positif

"Kami dorong agar semua rumah ibadah bisa memanfaatkan aplikasi ini," ujar Santoso.

Wakil Bupati Gunungkidul Heri Susanto turut hadir dalam acara peluncuran Kotak Infak Digital. Peluncuran dilakukan bersamaan dengan peresmian BUMDes Maju Bersama Sidoharjo, Tepus sebagai Agen BPD DIY.

Menurutnya, saat ini transaksi digital menjadi sebuah keniscayaan. Apalagi saat ini penggunaan transaksi digital juga semakin tinggi, seiring dengan meningkatnya minat masyarakat.

"Makanya kami berharap pembayaran model non tunai seperti ini busa diterapkan secara masif di Gunungkidul," kata Heri. (alx)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved