Berita Kecelakaan
Mobil Tertabrak KRL : Beda Pengakuan Pengemudi dan Penjaga Palang Pintu
Satu unit mobil Mobilio dengan nomor polisi B 1563 NYZ tertabrak KRL Commuter Line di Depok, Jawa Barat, Rabu (20/4/2022). Beruntung, tidak ada korban
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Mona Kriesdinar
TRIBUNJOGJA.COM - Ada keterangan yang berbeda antara petugas penjaga palang pintu perlintasan KA dengan pengemudi mobil yang tertabrak KRL.
Menurut pengemudi mobil, ia melintas saat palang pintu terbuka. Sementara petugas perlintasan menyebutkan bahwa palang pintu sudah dalam posisi setengah tertutup namun pengemudi mobil memaksa melintas.
Mana yang benar?
Sebagai informasi, satu unit mobil Mobilio dengan nomor polisi B 1563 NYZ tertabrak KRL Commuter Line di Depok, Jawa Barat, Rabu (20/4/2022). Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut.

Ahmad Yasin, pengemudi mobil nahas tersebut mengatakan bahwa dirinya tidak menerobos palang pintu KRL.
Ia menegaskan saat kejadian itu palang pintu di perlintasan sebidang Jalan Rawa Geni belum diturunkan.
"Saat hendak melewati pintu perlintasan kereta api Rawageni, saya palang perlintasan tidak ditutup. Jadi saya tidak menerobos palang pintu perlintasan," kata Ahmad dilansir dari Warta Kota, Kamis (21/4/2022).
Ahmad pun mengaku baru pertama kali melewati perlintasan sebidang itu. Pimpinan Pondok Pesantren Darul Quran Fantastis Citayam ini hendak berangkat menuju SMP Negeri 83 Jakarta untuk menjadi juri Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) untuk tingkat SMA/SMK se-Jakarta Selatan.
Karena tidak hapal jalan, ia yang saat itu berkendara sendirian menggunakan bantuan google maps dan diarahkan melewati perlintasan sebidang di Jalan Rawa Geni.

Ahmad mengakui sempat mendengar peringatan petugas sesaaat sebelum mobilnya dihantam kereta.
Meski demikian, ia mengaku tak lagi sempat untuk menghindar karena sebagian mobilnya sudah berada di atas rel.
"Saat saya maju, petugas sempat teriak 'kereta pak, kereta pak', tetapi dalam kondisi palang pintu terbuka," tutur Ahmad.
Begitu mau belok kiri, Ahmad melihat kepala kereta sudah berada sejauh sekira 10 meter.
"Saya pun pasrah dan mengucapkan takbir 'Allahuakbar, Allahuakbar' sambil menutup muka. Saya buka mata langsung teriak Alhumdilalah ya Allah, saya selamat," papar Ahmad.
Ahmad selamat meskipun mobil Honda Mobilio yang dikendarainya rusak parah usai tertabrak KRL KA 1077 (Bogor-Jakarta Kota).