Berita Kesehatan

Garis Tipis Antara Percaya Diri dan Sombong, Kamu Tipe yang Mana?

Orang yang sombong memang memiliki kepercayaan diri, tetapi itu berasal dari tempat yang berbeda dari kepercayaan diri yang sebenarnya

Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
daruttauhiid.org
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Siapa pun benci dengan orang yang sombong.

Mereka kerap kali memuji diri mereka sendiri.

Baik itu menyombongkan diri dengan harta kekayaannya atau sombong dengan fasilitas lainnya.

Ilustrasi percaya diri, sombong, angkuh, narsis
Ilustrasi percaya diri, sombong, angkuh, narsis (IST)

Tanpa disadari, Anda juga mungkin pernah melakukannya.

Ekspresi ungkapan percaya diri Anda ternyata bukanlah kepercayaan diri yang sebenarnya, melainkan ekspresi kesombongan yang ingin Anda tunjukkan.

Lantas apa sebenarnya perbedaan antara percaya diri dan sombong?

Percaya Diri vs Sombong

Orang yang sombong memang memiliki kepercayaan diri, tetapi itu berasal dari tempat yang berbeda dari kepercayaan diri yang sebenarnya. Bukan dari dalam dirinya, tapi akibat dari faktor luar.

Ini melahirkan arogansi, yang merupakan salah satu hasil dari membangun harga diri dari sumber luar semisal kekayaan finansial atau pujian terus-menerus.

Akan tetapi, cobalah hilangkan faktor eksternal itu, hilangkan kekayaannya, dan harga diri orang tersebut akan ikut hilang bersama hilangnya faktor eksternal tersebut.

Sementara itu Anda membangun kepercayaan diri sejati dari dalam dan memproyeksikannya kepada dunia luar.

Baca juga: Pantang Minder, Tiga Zodiak Ini Terkenal Punya Rasa Percaya Diri Tinggi

Orang yang percaya diri memiliki gambaran realistis tentang sifat dan kemampuan mereka sendiri dan cukup percaya diri untuk menanggapi kehidupan secara otentik.

Ciri khas dari orang yang benar-benar percaya diri adalah kemampuan untuk mengakui kesalahan tanpa meminta maaf atau rasionalisasi yang berlebihan. Kolega yang sombong, di sisi lain, lebih cenderung melewatkan tanggung jawab.

Empat cara mengetahui percaya diri dan sombong

1. Gaya vs Kecanduan Tren

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved