11 Tahun Tribun Jogja

NADIEM MAKARIM: Rektor Harus Mau Mengubah Perspektif, Terbuka dengan Peluang Kolaborasi

Mendikbud Ristek RI Nadiem Makarim memaparkan, permasalahan pendidikan tinggi di Indonesia bisa selesai jika rektor sudah punya pandangan terbuka.

DOK. TRIBUN JOGJA
Mendikbud Ristek Nadiem Makarim ingin para rektor mengubah perspektif. Hal itu disampaikan dalam Webinar Nasional HUT Tribun Jogja ke-11, Senin (11/4/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Anwar Makarim menegaskan, para rektor perguruan tinggi harus mau mengubah cara pandang mereka terhadap dunia kampus masa kini.

“Para rektor harus mau mengubah perspektif dari anggapan bahwa kampus adalah institusi menara gading, menjadi menara belajar yang adaptif dengan perubahan,” kata Nadiem saat mengisi web seminar (webinar) nasional bertajuk “Saatnya Mahasiswa Kembali ke Jogja", Senin (11/4/2022).

Untuk diketahui, webinar nasional tersebut diselenggarakan dalam rangka hari ulang tahun (HUT) Tribun Jogja ke-11.

Lebih lanjut, menurut Nadiem, para rektor perguruan tinggi harus terbuka dengan peluang kolaborasi lintas sektor. 

“Begitupun terkait upaya untuk memerdekakan kampus dari kekerasan,” katanya.

Baca juga: PESAN Mendikbud Nadiem: Jurnalis Tribun Jogja Harus Semangat Dukung Perbaikan Kualitas Pendidikan

Ia juga memaparkan, bahwa kekerasan adalah salah satu dari dua masalah utama yang dihadapi di perguruan tinggi Indonesia.

“Ada dua permasalah utama yang harus segera ditangani jika kita ingin memperbaiki sistem kita. Pertama, sekat-sekat yang memisahkan antara dunia pendidikan dan dunia industri. Kedua, masih rentannya Kekerasan di dalam lingkungan perguruan tinggi kita,” papar Nadiem.

Ia menilai, dua masalah tersebut membuat pendidikan tinggi di Indonesia tidak berkembang.

“Dua hal itu menyebabkan warga kampus kita terkekang dan tidak merdeka untuk belajar dan berkembang, sehingga pendidikan jalan di tempat,” tegasnya.

“Itulah alasannya mengapa kami meluncurkan Merdeka Belajar Kampus Merdeka yang kunci keberhasilannya ada di tangan setiap rektor,” kata Nadiem.

Baca juga: REKTOR: Jangan Ragu Kembali ke Kampus Yogyakarta, Songsong Tahun Akademik 2022/2023 dengan Optimis

Terkait penyelenggaraan pendidikan tinggi di masa pandemi Covid-19, ia menjelaskan bahwa anggapan masyarakat tentang pandemi menjadi titik balik perubahan sistem pendidikan dirasa kurang tepat.

“Kita sering beranggapan bahwa pandemi ini menjadi titik berangkat utama dan satu-satunya bagi kita untuk memperbaiki sistem pendidikan. Tapi menurut saya anggapan tersebut kurang tepat,” kata Nadiem.

“Karena sebenarnya permasalahan yang menghambat perkembangan kualitas pendidikan kita sudah terjadi jauh sebelum pandemi,” ujarnya.

Nadiem optimistis, permasalahan yang menghambat majunya pendidikan tinggi di Indonesia akan selesai jika para rektor, masyarakat, dan media, mampu bekerja sama.

“Kalau rektor sudah punya pandangan yang terbuka, kemudian diperkuat lagi dengan dukungan dari masyarakat, termasuk rekan-rekan di media, saya yakin persoalan yang dihadapi pendidikan kita akan segera bisa dituntaskan,” kata Nadiem.

Pada akhir sambutannya dalam webinar nasional HUT Tribun Jogja ke-11, ia pun mengucapkan selamat ulang tahun kepada segenap keluarga besar Tribun Jogja.

“Di kesempatan yang baik ini, saya ingin mengucapkan selamat ulang tahun untuk Tribun Jogja dan Tribunjogja.com,” ucap Nadiem.

“Semoga di usia yang semakin matang ini, rekan-rekan jurnalis di Tribun semakin semangat untuk mengedukasi masyarakat dan mendukung perbaikan kualitas pendidikan kita,” pungkasnya.

( Tribunjogja.com / Alifia Nuralita Rezqiana )

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved