Mempertimbangkan Potensi Adaptasi Sastra ke Drama Audio

Kreativitas, pemikiran kritis atas penafsiran ulang cerita, sampai kemungkinan penyusunan ulang elemen-elemen cerita

ist
Sony Wibisono, Dosen STMM MMTC Yogyakarta 

Oleh : Sony Wibisono, Dosen STMM MMTC Yogyakarta

DRAMA radio (audio), menjadi salah satu karya penciptaan produksi pilihan mahasiswa Prodi Manajemen Produksi Siaran STMM “MMTC”.

Sejauh ini, produksi semacam ini mayoritas berasal dari naskah asli. Tidak semua naskah bagus karena proses menulis drama memang memerlukan passion, dan pengalaman. 

Di antara itu, hanya ada satu mahasiswa bimbingan saya yang mengadaptasi naskah drama pentas “Badai Sepanjang Malam” karya Max Arifin. 

Pasti ada alasan tersendiri bagi mahasiswa untuk menulis naskah asli atau mengadaptasi. Gambaran ini menjadi pemantik untuk mengingatkan wacana praktik adaptasi dalam lingkup seni. 

Kita ingat, bahwa ide, kreativitas, bisa datang dari mana saja. Pengalaman membaca atau menonton, kenangan pribadi bisa menjadi dasar penulisan naskah asli. 

Selain itu tentu banyak cerita rakyat, karya sastra yang bisa diadaptasi dalam drama radio. 

Proses adaptasi bisa menjadi penjelajahan baru dalam drama radio, atau dalam format siniar (podcast). 

Salah satu potensi dunia cerita yang masih jarang disentuh dalam drama audio adalah karya-karya sastra Indonesia. 

Hal yang harus disadari adalah bahwa mengadaptasi naskah bukanlah pekerjaan “kelas dua”. 

Adaptasi bukanlah sekadar mengambil atau memindah. Perlu sejumlah keterampilan yang harus dikuasai. 

Misalnya, keterampilan penyuntingan teks sastra ke dalam naskah radio atau siniar. 

Kreativitas, pemikiran kritis atas penafsiran ulang cerita, sampai kemungkinan penyusunan ulang elemen-elemen cerita dibutuhkan dalam proses alih wahana. 

Sastra dengan medium teks mempunyai konvensi yang berbeda. 

Maka penyesuaian, baik pengurangan atau penambahan menjadi keniscayaan ketika teks dibawa ke medium lain yang berbeda konvensi. 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved