Anak Boleh Diajari Puasa Mulai Usia 7 Tahun, Simak Penjelasan Dokter Berikut
Bingung kapan sebaiknya anak mulai diajari puasa? Simak penjelasan dokter anak berikut ini.
Penulis: Alifia Nuralita Rezqiana | Editor: Rina Eviana
TRIBUNJOGJA.COM - Pernahkah Anda bertanya-tanya kapan waktu yang tepat untuk mengajari anak mulai berpuasa saat Ramadan?
Dikutip Tribunjogja.com dari Kompas.com, Rabu (30/3/2022), dari sudut pandang agama, setiap muslim termasuk anak-anak yang usianya sudah memasuki akil balig atau masa pubertas diwajibkan untuk menjalankan ibadah puasa Ramadhan
Karenanya, para orangtua perlu mengajarkan buah hati untuk belajar berpuasa sebelum menginjak masa pubertas.
Dokter spesialis anak konsultan nutrisi dan penyakit metabolik Prof. Dr. Damayanti Rusli Sjarif, Ph.D, Sp.A(K) menjelaskan, setiap anak yang ingin belajar puasa diperbolehkan untuk belajar puasa.
“Ketika sudah ada ketertarikan, berapa pun umur anak, boleh belajar puasa. Tidak ada pembatasan. Asalkan, kalau sudah tidak kuat anak bisa bilang,” jelas Damayanti.
Baca juga: Daftar Makanan Tahan Lama, Cocok untuk Stok Menu Sahur Selama Bulan Puasa
Hal itu disampaikan dalam acara dialog bertajuk “Tips Berpuasa untuk Anak” melalui Instagram Live Ikatan Dokter Anak Indonesia.
Damayanti juga menyampaikan, dalam mengajarkan puasa kepada anak, para orangtua perlu mengenalkan makna puasa agar anak dapat belajar bahwa puasa tidak sebatas menahan lapar dan dahaga.
“Jelaskan makna puasa sesuai pemahaman anak. Ingatkan juga bahwa puasa anak-anak yang belajar itu tidak punya target, tidak boleh dipaksakan, kecuali anak sudah akil balig,” ujarnya.
Sementara itu, dalam acara sama, dokter spesialis anak konsultan nutrisi metabolik dr. Cut Nurul Hafifah, Sp.A (K) mengatakan, anak bisa diajari puasa ketika berusia tujuh tahun.
Baca juga: Resep Puding Cokelat Lembut untuk Takjil Ramadan, Anak Pasti Suka
"Pada usia ini (tujuh tahun) dampak kesehatan yang tidak diinginkan akibat berpuasa semakin jarang ditemui," kata Cut, seperti dikutip Kompas.com dari Antara, Kamis (20/4/2020).
Meskipun diperbolehkan belajar puasa mulai usia tujuh tahun, orangtua perlu mewaspadai hipoglikemia pada anak selama puasa.
Hipoglikemia pada anak saat puasa
Dr. Cut Nurul Hafifah, Sp.A (K) menyampaikan, puasa terkadang bisa memengaruhi kondisi tubuh anak.
Setelah menjalani puasa selama enam jam, cadangan gula darah dalam tubuh atau glikogen akan dipecah agar kadar gula dalam darah terkontrol.
Apabila puasa dilanjutkan sampai 16 jam, cadangan glikogen bisa habis. Ketika sudah tidak ada cadangan glikogen, tubuh akan menggunakan lemak sebagai sumber energi.
Semakin kecil usia anak, maka cadangan glikogen yang dimiliki semakin sedikit.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Menurut-Dokter-Anak-Boleh-Diajari-Puasa-Mulai-Usia-7-Tahun-Simak-Penjelasan-Berikut.jpg)