Berita Kota Yogya Hari Ini
Anak Usia di Bawah 18 Tahun Belum Bisa Vaksin Booster
Uji klinis vaksin booster saat ini masih untuk 18 tahun ke atas sehingga anak-anak belum bisa menerima vaksin.
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Capaian vaksinasi anak di Kota Yogyakarta sudah tinggi.
Sudah lebih dari 36.000 anak yang menerima vaksin.
Kendati demikian, anak belum bisa menerima vaksin booster.
Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Pengelolaan Data dan Sistem Informasi Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Lana Unwanah mengatakan uji klinis vaksin booster saat ini masih untuk 18 tahun ke atas.
Sehingga anak-anak belum bisa menerima vaksin.
Baca juga: Dinkes Kota Yogya Pastikan Vaksin Booster Aman Meski Sedang Puasa
"Sampai saat ini kan uji klinisnya masih untuk 18 tahun ke atas, jadi anak-anak belum bisa. Banyak orangtua yang menanyakan pada kami, pengen anaknya dibooster. Tetapi kan masih belum bisa. Kami melaksanakan sesuai uji klinisnya,"katanya, Selasa (29/03/2022).
Meski capaian vaksinasi anak sudah tinggi, namun masih ada anak di Kota Yogyakarta yang belum menerima vaksin.
Untuk itu, ia meminta agar orangtua mendatangi fasilitas layanan kesehatan, seperti puskemas, rumah sakit, dan klinik yang melayani vaksinasi.
"Masih ada yang belum vaksin, ada yang belum vaksin kedua, ada yang belum pernah vaksin sama sekali. Tapi jumlahnya sedikit. Jadi kami minta untuk ke faskes terdekat, bisa ke puskesmas juga. Puskemas juga melayani vaksinasi," lanjutnya.
Baca juga: Ratusan Warga Binaan Lapas Kelas IIA Yogyakarta Telah Disuntik Vaksin Booster Covid-19
Ia menambahkan vaksinasi sementara dipusatkan di fasilitas layanan kesehatan.
Sementara layanan vaksinasi di sentra vaksinasi XT Square dihentikan lantaran minat masyarakat untuk vaksin booster menurun.
Namun saat ini minat masyarakat untuk masyarakat mulai meningkat setelah vaksin booster menjadi syarat mudik.
"Hingga Februari kan memang minatnya menurun, kemudian banyak juga nakes yang terpapar Covid-19 , sehingga layanan di sentra vaksinasi off dulu. Kami optimalkan puskemas, rumah sakit, dan klinik," imbuhnya. ( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ilustrasi-vaksinasi-gotong-royong.jpg)