Berita Kesehatan
6 Penyebab Hernia atau Turun Berok yang Paling Sering Diremehkan, Hati-hati!
Beberapa kasus penyakit hernia tidak berbahaya. Namun, ada beberapa kasus hernia yang menimbulkan nyeri dan rasa tidak nyaman.
TRIBUNJOGJA.COM - Hernia atau dalam bahasa awam disebut burut atau turun berok adalah kondisi di mana muncul benjolan atau tonjolan di bawah kulit. Ini disebabkan oleh adanya organ atau jaringan tubuh yang mendorong dinding otot atau jaringan tubuh yang lemah.
Beberapa kasus penyakit hernia tidak berbahaya.
Namun, ada beberapa kasus hernia yang menimbulkan nyeri dan rasa tidak nyaman.
Kebanyakan hernia muncul di dalam rongga perut, di antara dada dan pinggul.
Selain itu, ada juga tonjolan hernia yang muncul di selangkangan atau skrotum.
Tonjolan hernia di perut atau selangkangan dapat kembali masuk ke dalam saat berbaring atau ditekan.
Namun, benjolan atau tonjolan hernia dapat kembali kambuh saat penderita tertawa, menangis, batuk, mengejan, atau mengerjakan aktivitas fisik.
Apa saja pemicu munculnya hernia? Berikut ulasannya ;
Melansir WebMD, penyebab hernia umumnya berasal dari kombinasi tekanan dan bukaan atau kelemahan otot.
Tekanan dapat mendorong organ atau jaringan melewati satu lubang atau otot tubuh yang melemah.
Kondisi ini dapat muncul saat baru lahir, atau ketika pengidap sudah dewasa sampai lanjut usia.
Segala hal yang dapat menyebabkan peningkatan tekanan di perut bisa jadi penyebab hernia kambuh, antara lain:
- Mengangkat benda berat tanpa persiapan otot perut
- Mengejan saat diare atau sembelit
- Batuk atau bersin terus-menerus
- Obesitas
- Gizi buruk
- Merokok
Beberapa hal di atas dapat melemahkan otot dan membuat penyakit hernia kumat.
Melansir Medical News Today, penyakit dan masalah kesehatan seperti fibrosis kistik, pembesaran prostat, penumpukan cairan di perut juga dapat meningkatkan risiko hernia.
Selain itu, bayi yang lahir dengan berat badan rendah dan bayi yang lahir prematur juga lebih berisiko terkena hernia.
Penyakit hernia dapat diketahui lewat pemeriksaan fisik oleh dokter dan tes pencitraan seperti USG, CT scan, dan MRI. (*)
===
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Apa Penyebab Hernia?"