Berita Klaten Hari Ini

Pembayaran UGR Tol Yogyakarta-Solo Berlanjut ke Senden Klaten, 33 Warga Diguyur Rp 41,2 Miliar

Proses pembayaran uang ganti rugi (UGR) tanah terdampak jalan tol Yogyakarta-Solo di Kabupaten Klaten , Jawa Tengah kembali berlanjut.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/ Almurfi Syofyan
Suasana pembayaran UGR tanah terdampak tol Yogyakarta-Solo kepada warga Desa Senden, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Klaten, Jumat (11/3/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Proses pembayaran uang ganti rugi (UGR) tanah terdampak jalan tol Yogyakarta-Solo di Kabupaten Klaten , Jawa Tengah kembali berlanjut.

Pada Jumat (11/3/2022) sebanyak 33 warga Desa Senden, Kecamatan Ngawen yang tanahnya kena gilas proyek jalan bebas hambatan itu menerima UGR senilai Rp 41,2 miliar.

Adapun proses pencairan UGR itu dipusatkan di Pendopo Kantor Camat Ngawen yang berada di Jalan Raya Klaten- Jatinom di Desa Ngawen, Kecamatan Ngawen.

Baca juga: Masih PPKM Level 4, MUI DIY : Merapatkan Saf Sholat Kalau Kasus Covid-19 Sudah Turun

Kepala Seksi (Kasi) Pengadaan Tanah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Klaten, Sulistiyono menjelaskan jika pembayaran UGR di Desa Senden tersebut merupakan pembayaran tahap ketiga.

Pada waktu sebelumnya, puluhan warga yang tanahnya kena tol juga telah dibayarkan UGR -nya.

"Hari ini kita bayarkan sebanyak 33 bidang tanah warga yang kena tol, kalau diakumulasi hari ini ada Rp 41,2 miliar UGR yang dicairkan," ujar Sulistiyono saat TribunJogja.com temui di sela-sela kegiatan itu.

Menurut Sulis, dari 33 warga yang menerima UGR tersebut, paling kecil menerima ganti rugi sebanyak Rp 34 juta dengan luas tanahnya 41 meter persegi.

Adapun warga yang paling banyak menerima UGR pada pencairan kali itu yakni Rp 5 miliar.

Baca juga: Sebanyak 86 Pelaku Usaha di DI Yogyakarta Terancam Sanksi Tipiring karena Melanggar Prokes

Uang tersebut merupakan ganti rugi kepada tanah dan rumah milik warga yang kena tol seluas 1.768 meter persegi.

"Warga ini tanahnya terdiri dari beberapa rumah yang kena tol," ucapnya.

Menurut Sulis, untuk Kecamatan Ngawen sebagian besar warga yang tanahnya kena tol telah menerima pembayaran uang ganti kerugian tanah terdampak tol.

Ia pun berharap, proses pencairan UGR selanjutnya berlangsung lancar dan kondusif sehingga pembangunan tol sesuai dengan rencana. (Mur)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved