Berita Kesehatan

Apa yang Harus Dilakukan Jika Asam Lambung Kumat? Simak Ulasannya

gejala asam lambung naik yang cukup umum adalah munculnya rasa tidak nyaman sampai terasa panas di dada (heartburn)

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Mona Kriesdinar
tribunpontianak
Asam Lambung 

TRIBUNJOGJA.COM - Asam lambung memang menyiksa. Bahkan bisa menimbulkan sensasi seperti dada terbakar. Nah bagi Anda penderita asam lambung dan sering kambuh, simak pertolongan pertama saat asam lambung Anda naik untuk meredakan rasa tak nyaman.

Melansir Medical News Today, gejala asam lambung naik yang cukup umum adalah munculnya rasa tidak nyaman sampai terasa panas di dada (heartburn).

Menurut American College of Gastroenterology, rasa tidak nyaman tersebut bisa menjalar di dada atau di belakang tulang dada.

Gejala asam lambung naik juga bisa menimbulkan rasa tidak nyaman di tenggorokan.

Baca juga: Tips Agar Asam Lambung Tak Kambuh dan Cara Alami Mengatasinya

Beberapa penderita gangguan asam lambung merasakan mulutnya terasa pahit dan asam saat penyakitnya kambuh.

Gejala asam lambung naik bisa berlangsung selama beberapa jam. Rasa tidak nyaman ini acap kali memburuk setelah makan atau dalam kondisi perut kosong. Penyakit asam lambung naik yang hanya kumat sesekali umumnya tidak perlu dikhawatirkan.

Apabila asam lambung naik kambuh lebih dari dua kali seminggu, pemicunya bisa karena gastroesofageal reflux disease (GERD). Apa pun penyebabnya, penyakit asam lambung naik bisa menyebabkan rasa tidak nyaman bagi penderitanya.

Berikut beberapa pertolongan pertama saat asam lambung naik untuk membantu meredakan penyakit:

1. Longgarkan pakaian

Melansir Healthline, tekanan pada perut dapat memicu naiknya asam lambung. Untuk itu, pertolongan pertama saat asam lambung naik perlu menghilangkan segala tekanan pada perut. Saat penyakit kumat, segera longgarkan ikat pinggang, kait celana, baju, atau apa pun yang membuat penderita makin merasa sesak.

2. Berdiri tegak

Posisi tubuh tertentu terkadang bisa memicu asam lambung naik. Posisi yang tidak pas atau kurang nyaman dapat memberikan tekanan pada sfingter esofagus bagian bawah. Bagian tubuh ini berupa otot berbentuk cincin yang mengontrol asam lambung agar tidak naik ke kerongkongan.

Pertolongan pertama saat asam lambung naik juga perlu melibatkan perubahan posisi tubuh yang lebih tegak untuk mengurangi tekanan pada sfingter esofagus. Jika saat asam lambung kambuh penderita sedang berbaring, coba posisi duduk atau berdiri.

Apabila posisi penderita saat asam lambung kumat sudah berdiri, coba tegakkan postur tubuh untuk berdiri lebih tegak. 

Baca juga: Jangan Sepele, Berikut 6 Bahaya yang Mengintai Akibat Asam Lambung Kronis

3. Mengunyah permen karet

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    Berita Populer

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved