Penyelidikan Kasus Kematian Tangmo Nida : Manajer Dituding Telah Berdusta
Manajer bernama Idsarin "Gatick'' Juthasuksawat, dituding telah memutarbalikan fakta mengenai penyebab kematian Tangmo Nida.
Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
Dalam rekonstruksi lain, polisi berencana untuk mengambil perahu yang sama persis di sungai untuk mensimulasikan perjalanan dengan cara yang persis sama seperti yang terjadi malam itu.
Hal itu dilakukan dengan menggunakan catatan GPS di perahu, kata Letnan Jenderal Pol Jirapat Phumjit, kepala Kepolisian Daerah Provinsi 1.
Kapal akan berjalan pada kecepatan yang sama dan pada jalur yang sama seperti yang terjadi malam itu, dan para penyelidik akan menguji klaim oleh mereka yang berada di atas kapal bahwa mereka tidak mendengar suara apapun ketika Nida jatuh ke laut.
Selain itu polisi juga mengumpulkan lebih banyak tes DNA dari sampel yang dikumpulkan di atas kapal. Ini kemudian akan segera diserahkan kepada penyelidik dan lebih banyak saksi akan ditanyai selain 12 yang sudah diinterogasi.
Catatan sambungan telepon keenam orang di atas kapal juga telah dikirim ke TCSD untuk menemukan lebih banyak petunjuk.
Ancaman penyebar foto jenazah Tangmo Nida
Sementara itu, Kepolisian Thailand memperingatakan warga agar tidak ikut menyebarkan foto jenazah Tangmo Nida.
Berdasarkan hukum yang berlaku di Thailand, penyebar foto jenazah aktris bernama lengkap Nida Patcharaveerapong ini bisa diancam hukuman penjara selama 3 bulan atau denda Rp 2,2 juta. (*/Bangkok Post)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Aktris-Tangmo-Nida-Tewas_0503.jpg)