Perang Rusia Ukraina
VLADIMIR PUTIN Bisa Menangkan Pertempuran tapi Telah Kalah dalam Perang Rusia-Ukraina
Rakyat Ukraina pantang menyerah, dan itu ditunjukkan dalam beberapa hari terakhir dengan menguris tank-tank Rusia dari jalanan kota.
Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM - Vladimir Putin mungkin bisa memenangkan pertempuran di kota-kota besar Ukraina, tetapi dia telah kalah dalam perang.
Presiden Rusia bahkan mungkin saja telah mengalami kekalahan bersejarah setelah memutuskan untuk Rusia menginvasi Ukraina.
Rakyat Ukraina pantang menyerah, dan itu ditunjukkan dalam beberapa hari terakhir dengan menguris tank-tank Rusia dari jalanan kota.
Impian Putin untuk membangun kembali kekaisaran Rusia selalu didasarkan pada kebohongan bahwa Ukraina bukanlah negara yang nyata.
Ia membuat propaganda bahwa penduduk Kyiv atau Kiev, Kharkiv, dan Lviv berharap pada pemerintahan Moskow.
Namun seperti diketahui, klaim tersebut adalah bohong besar karena Ukraina adalah negara dengan sejarah lebih dari seribu tahun.
Bahkan Kyiv sudah menjadi kota metropolis besar ketika Moskow saat itu bahkan belum menjadi sebuah desa.
Tapi Rusia telah membuat kebohongannya berkali-kali sehingga mereka sepertinya mempercayainya.
Saat merencanakan invasinya ke Ukraina, Putin dapat mengandalkan banyak fakta yang diketahui.
Presiden Rusia tahu betul bahwa secara kekuatan militer, Rusia tidak akan dapat dibandingkan dengan Ukraina.
Putin juga tahu bahwa Pakta Pertahanan Atlantik Utara atau NATO tidak akan mengirim pasukan untuk membantu Ukraina.
Dia tahu bahwa ketergantungan Eropa pada minyak dan gas Rusia akan membuat negara-negara seperti Jerman ragu untuk menjatuhkan sanksi keras.
Berdasarkan fakta yang diketahui ini, rencananya adalah untuk menaklukkan Ukraina dengan keras dan cepat, melumpuhkan pemerintahnya, dan mendirikan rezim boneka di Kiev.
Putin lupa satu hal
Tapi ada satu hal besar yang tidak diketahui Vladimir Putin tentang rencana ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Orang-orang-mengibarkan-bendera-Ukraina-di-samping-plakat-melawan-Presiden-Rusia-Vladimir-Putin.jpg)