Perang Masih Berlangsung, 13 WNI Belum Bisa Dievakuasi dari Ukraina

Sebanyak 13 warga negara Indonesia (WNI) belum bisa dievakuasi dari Kharkiv dan Chernihiv Ukraina.

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
Anatolii STEPANOV / AFP
Tentara Ukraina berjalan di kota kecil Severodonetsk, Wilayah Donetsk pada 27 Februari 2022. 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Sebanyak 13 warga negara Indonesia (WNI) belum bisa dievakuasi dari Kharkiv dan Chernihiv Ukraina.

Para WNI tersebut masih bertahan di kedua kota tersebut karena upaya evakuasi masih terkendala pertempuran antara kubu militer Ukraina dan Rusia.

Ke-13 WNI yang belum bisa dievakuasi tersebut terdiri dari 4 WNI di Kharkiv dan 9 WNI di Chernihiv.

Kondisi ke-13 WNI tersebut saat ini dikabarkan dalam keadaan sehat dan memiliki logistik yang cukup.

Pemerintah Indonesia sendiri terus berusaha menjalin komunikasi dengan ke-13 WNI yang belum bisa dievakuasi tersebut untuk memastikan kondisinya.

Dikutip Tribunjogja.com dari Kompas.com, Menteri Luar Negeri RI (Menlu RI) Retno Marsudi mengatakan pertempuran sengit yang terjadi di kedua kota membuat upaya evakuasi WNI belum bisa dilaksanakan.

"Masih terdapat 4 WNI di Kharkiv dan 9 WNI di Chernihiv di sebelah utara Ukraina, mereka belum dapat dievakuasi mengingat pertempuran darat masih terus terjadi," kata Retno dalam konferensi pers secara daring, Selasa (1/3/2022).

Baca juga: Ini Batalyon Azov, Milisi Sayap Kanan Ukraina yang Disebut Berhaluan Neo Nazi

Baca juga: Kabar Perang Rusia Ukraina: Langit Rusia Tertutup untuk Dua Lusin Negara Eropa

Berdasarkan data terbaru Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), sebanyak 153 WNI diketahui berada di Ukraina.

Dari jumlah tersebut, 99 di antaranya telah berhasil dievakuasi keluar dari Ukraina dan saat ini berada di dua titik aman, yakni di Rzeszow, Polandia dan Bucharest, Rumania.

Hingga saat ini, KBRI Kiev dan KBRI Moskow pun terus melakukan kontak dengan 13 WNI tersebut.

"Informasi yang kami terima mereka dalam kondisi sehat dan memiliki pasokan logistik yang cukup. Pemerintah masih terus menunggu saat yang tepat untuk dapat mengevakuasi mereka," kata Retno.

Di sisi lain, terdapat 24 WNI yang memilih untuk tetap tinggal di Ukraina dengan alasan telah menikah dengan warga negara setempat.

Sebagai tindak lanjut dari proses evakuasi, Kemenlu akan mengambil jalur udara untuk menjemput WNI yang telah berada di Rumania dan Polandia.

Penjemputan akan dilakukan dengan pesawat untuk mengantarkan para WNI pulang ke Indonesia.

"Langkah selanjutnya, yaitu mengambil jalur udara, untuk mengambil para WNI kita yang berada di dua titik, yaitu 1 titik di Rumania dan 1 titik di Polandia. Saat ini sedang terus dimatangkan," jelas Retno. (*)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved