Headline

Reaksi Warga Sikapi Perang Rusia Ukraina

Perang Rusia Ukraina yang dikhawatirkan Barat benar-benar terjadi setelah Rusia melancarkan serangan militer terhadap Ukraina pada Kamis (24/2/2022).

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
Alexander NEMENOV / AFP
Polisi memblokir Lapangan Merah menjelang protes terhadap invasi Rusia ke Ukraina di Moskow tengah pada 24 Februari 2022. 

TRIBUNJOGJA.COM, TOKYO - Perang Rusia Ukraina yang dikhawatirkan Barat benar-benar terjadi setelah Rusia melancarkan serangan militer terhadap Ukraina pada Kamis (24/2/2022). Warga dunia yang menolak tindakan tersebut tampak turun ke jalan melakukan demonstrasi.

Diberitakan Reuters, Jumat (25/2/2022), para pengunjuk rasa turun ke ruang-ruang umum dan di luar kedutaan Rusia di kota-kota dari Tokyo, Tel Aviv, dan New York pada Kamis, untuk mengecam invasi ke Ukraina.

Sementara, lebih dari seribu demontsran anti-perang yang mencoba melakukan hal yang sama di Rusia justru ditangkap.

Protes paling awal yang diketahui terjadi di luar kedutaan Rusia di Washington DC, Amerika Serikat (AS) pada Kamis sekitar pukul 01:00 EST (0600 GMT) atau hanya tiga jam setelah Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan dia telah meluncurkan operasi militer Rusia di Ukraina.

Laporan berita lokal menunjukkan puluhan pengunjuk rasa di ibu kota AS mengibarkan bendera Ukraina dan meneriakkan "Hentikan agresi Rusia!".

Di London, ratusan demonstran tampak berkumpul di luar Downing Street, rumah bagi perdana menteri (PM) Inggris, mendesak Inggris untuk berbuat lebih banyak.

"Kami membutuhkan bantuan, kami membutuhkan seseorang untuk mendukung kami," kata seorang pendemo. "Ukraina terlalu kecil dan tekanannya terlalu besar," tambahnya.

Kabar Terbaru Perang Rusia Ukraina: Presiden Volodymyr Zelensky Sindir Amerika

Baca juga: Kata Presiden Vladimir Putin, Rusia Tak Punya Rencana Duduki Ukraina

Di Paris, Prancis seorang demonstran mengatakan kepada Reuters, "saya merasa bahwa kita berada dalam momen yang sangat berbahaya bagi seluruh dunia".

Di Madrid, Spanyol, aktor Spanyol pemenang Oscar Javier Bardem, yang dinominasikan untuk Academy Award tahun ini, bergabung dengan sekitar seratus pengunjuk rasa di luar kedutaan Rusia.

"Ini adalah invasi. Itu melanggar hak fundamental Ukraina atas kedaulatan teritorial, hukum internasional, dan banyak hal lainnya," kata Bardem.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved