Perlu Disimak, Ini Penjelasan Ahli Penyebab Mengapa Hasil Tes Covid-19 Bisa Berbeda
Perlu diketahui, semakin banyak jumlah virus maka ukuran CT value semakin kecil. Tes Covid-19 Antigen, orang dengan CT value tinggi berpotensi false -
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Rina Eviana
-Hasil tes negatif namun bergejala dikemudian hari selama masa inkubasi 14 hari
-Hasil tes negatif namun memiliki kontak erat dengan pasien Covid-19 dan bergejala selama masa karantina.
“Kalau ada pasien yang datang dengan gejala Covid-19, seperti gejala infeksi saluran napas, batuk, pilek, demam, tapi hasil PCR negatif, padahal gejalanya sangat mengarah ke Covid-19, maka dilakukan PCR kedua, untuk meningkatkan positivity rate-nya di hari kedua,” ujar Rebriariana.
“Lalu, misal dites negatif beberapa hari kemudian ada tambahan gejala, bisa juga dites kembali,” sambungnya.
Hal ini tentu berbeda pada orang yang tidak memiliki gejala namun kontak erat dengan pasien Covid-19.
"Berbeda pada orang yang tidak bergejala, sekali negatif kemudian kalau dia kontak erat, PCR diulang lagi ketika dia di kemudian hari muncul gejala selama masa inkubasi 14 hari,” tutupnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/taati-keputusan-pemerintah-hi-lab-tetapkan-tarif-pcr-rp-490-ribu.jpg)