Kecelakaan Bus di Imogiri

Bus Tabrak Tebing di Imogiri Bawa Karyawan Pabrik, Penumpang Sempat Turun

Reza Abdul, keluarga korban yang juga saksi mata peristiwa itu, menceritakan detik-detik kecelakaan yang terjadi pada Minggu siang, pukul 13.30.

Tayang:
Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Sigit Widya
Tribun Jogja/Miftahul Huda
Bus pariwisata rusak parah setelah mengalami kecelakaan di Jalan Imogiri-Mangunan, tepatnya di bawah Bukit Bego, Imogiri, Kabupaten Bantul, Minggu (6/2/2022) siang. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Bus menabrak tebing di Bukit Bego, Kalurahan Wukirsari, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul, Minggu (6/2/2022), membawa rombongan karyawan pabrik konveksi asal Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Sampai Minggu malam, peristiwa bus menabrak tebing di Bukit Bego menelan 13 korban jiwa, sedangkan puluhan lain mengalami luka berat dan ringan.

Tujuh korban jiwa dibawa ke RS Panembahan Senopati, lima korban jiwa di RS PKU Muhammadiyah Bantul, dan satu korban jiwa di RS Nur Hidayah.

Pantauan langsung  TribunJogja.com di RS Panembahan Senopati, Minggu malam, sekitar pukul 19.15, keluarga para korban mulai berdatangan.

Reza Abdul, keluarga korban yang juga saksi mata peristiwa itu, menceritakan detik-detik kecelakaan yang terjadi pada Minggu siang, sekitar pukul 13.30.

Ia mengungkapkan, bus pariwisata membawa rombongan karyawan pabrik konveksi rumahan yang berasal dari Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Kecelakaan bus pariwisata di Jalan Imogiri-Mangunan, tepatnya di bawah Bukit Bego, Imogiri, Kabupaten Bantul, Minggu (6/2/2022) siang.
Kecelakaan bus pariwisata di Jalan Imogiri-Mangunan, tepatnya di bawah Bukit Bego, Imogiri, Kabupaten Bantul, Minggu (6/2/2022) siang. (Tribun Jogja/Miftahul Huda)

Baca juga: Detik-detik Bus Tabrak Tebing Bukit di Imogiri Bantul, Saksi: Bus Sempat Tak Kuat Menanjak

"Posisi saya persis di belakang bus. Saya tidak bersama rombongan, tetapi menumpangi mobil pribadi," beber Reza Abdul kepada TribunJogja.com.

Ia mengatakan, rombongan karyawan berwisata menumpangi dua bus dan tiga mobil. Yang kecelakaan adalah bus pariwisata berada di nomor dua.

"Kami dari Puncak Becici mau turun dan piknik ke Pantai Parangtritis," imbuhnya.

Reza Abdul menyampaikan bahwa bus pariwisata tersebut sempat tidak kuat menanjak sehingga para penumpang diminta turun terlebih dahulu.

"Setelah bus berhasil menanjak, penumpang  masuk lagi ke dalam bus. Ketika turunan, saat bus menurun,tiba-tiba rem bus blong," sambungnya.

Ia mengaku melihat lampu rem menyala ketika bus melewati turunan dan menabrak tebing Bukit Bego. Kala kejadian, cuaca sedang mendung.

Bus pariwisata kecelakaan di Jalan Imogiri-Mangunan, tepatnya di bawah Bukit Bego, Imogiri, Kabupaten Bantul, Minggu (6/2/2022) siang.
Bus pariwisata kecelakaan di Jalan Imogiri-Mangunan, tepatnya di bawah Bukit Bego, Imogiri, Kabupaten Bantul, Minggu (6/2/2022) siang. (TRIBUNJOGJA.COM/Miftahul Huda)

Baca juga: FOTO-FOTO Evakuasi Bangkai Bus Pariwisata Usai Hantam Tebing di Imogiri Bantul

"Cuaca belum hujan. Baru setelah kecelakaan, hujan turun," kata pemuda 24 tahun asal Kabupaten Sukoharjo tersebut.

Saksi di lokasi kejadian, Muhammad Elko Pasa, juga menceritakan detik-detik peristiwa mengerikan manakala bus nahas seketika menabrak tebing.

Ia melihat langsung dua penumpang terpental dari dalam saat bus membentur dinding tebing di Jalan Imogiri-Dlingo, Wukirsari, Kabupaten Bantul.

Elko menyaksikan sendiri bus pariwisata bernomor polisi AD 1507 EH itu terseok tatkala melintasi jalan menurun dari arah timur menuju barat.

"Dari atas, sopir berusaha mengerem. Sudah bunyi (ces, ces, ces...). Kemudian, bus oleng," ujarnya, yang kebetulan sedang melintas di lokasi kejadian.

Sebelum ada kecelakaan, Elko melintas di lokasi, lalu berhenti membantu membetulkan mobil mogok. Ia lantas melihat bus datang dari arah timur.

Proses evakuasi bus pariwisata seusai menghantam tebing di Imogiri, Minggu (6/2/2022).
Proses evakuasi bus pariwisata seusai menghantam tebing di Imogiri, Minggu (6/2/2022). (TRIBUNJOGJA.COM/Miftahul Huda)

Baca juga: UPDATE Kecelakaan Maut Imogiri: Sopir Patah Tulang, Korban Meninggal Dipulangkan Malam Ini

"Bus goyang kanan dan kiri. Kemudian, bagian belakang bus menabrak tebing. Jarak saya dengan posisi bus tidak sampai 100 meter," imbuh Elko.

Saat memastikan, ia menyebut, dua penumpang yang terpental dari dalam bus ke jalan dalam kondisi sudah tidak sadar. "Bapak dan ibu," terangnya.

Setelah bus membentur tebing, Elko mendengar jeritan minta tolong. Namun, ia tidak berani melihat kondisi para penumpang yang masih di dalam bus.

"Tubuh saya seketika lemas. Pikiran saya panik dan merasa bingung. Saya hanya menyaksikan dari jarak 20 meter. Tidak berani mendekat," katanya.

Informasi yang diterima oleh TribunJogja.com, Minggu malam, sopir bus dinyatakan meninggal dunia sehingga korban jiwa menjadi 14 orang. (Almurfi Syofyan/Miftahul Huda)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved