Berita Gunungkidul Hari Ini
Jadi Zona Merah Antraks, Ternak dari 2 Kalurahan di Gunungkidul Dilarang Keluar Daerah
Kapanewon Gedangsari dan Kapanewon Ponjong di Gunungkidul ditetapkan sebagai zona merah antraks.
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Pemkab Gunungkidul telah menetapkan dua kalurahan sebagai zona merah antraks .
Keputusan diambil setelah belasan ternak dari sana mati dan dinyatakan terkontaminasi bakteri antraks .
Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan ( DPKH ) Gunungkidul , Retno Widyastuti mengatakan dua kalurahan ini masing-masing berada di Kapanewon Gedangsari dan Kapanewon Ponjong.
"Keduanya adalah Kalurahan Hargomulyo, Gedangsari dan Gombang, Ponjong," kata Retno pada wartawan, Rabu (02/02/2022).
Sebagai konsekuensinya, ternak dari dua kalurahan tersebut kini dilarang dijual keluar daerah.
Baca juga: Hasil Investigasi BBVet, 15 Ternak Mati di Gunungkidul Terpapar Antraks
Sebab jika penjualan tetap dilakukan, maka penyebaran antraks berpotensi terjadi.
Retno mengatakan tindakan isolasi dilakukan pada ternak dari sana.
Adapun proses dan sosialiasi pada pemilik ternak turut melibatkan perangkat setempat, mulai dari dukuh, lurah, hingga panewu.
"Kami minta peternak bersabar dan tidak menjual ternaknya keluar daerah sementara waktu," jelasnya.
Status zona merah antraks diberikan selama penanganan dilakukan.
Hari ini, Retno mengatakan sebanyak 50 petugas diterjunkan ke lokasi untuk memberikan antibiotik pada ternak di sana.
Langkah lain adalah menyiram formalin ke lokasi yang diduga menjadi tempat bakteri antraks berdiam, dan terakhir vaksinasi pada ternak.
Penanganan dilakukan menyesuaikan dengan status zonasi.
Baca juga: Penjualan Ternak di Gunungkidul Disebut Belum Terpengaruh Kabar Antraks
"Jadi antibiotik diberikan sesuai zona wilayahnya, mulai dari zona merah, kuning, lalu hijau," kata Retno.
Sebaliknya, untuk vaksin diberikan pada ternak di zona hijau terlebih dahulu, baru kemudian kuning dan merah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/kota-yogyakarta-negatif-anthrax.jpg)