Peta Zonasi Terbaru Penularan Covid-19 di Sleman, 21 Kalurahan Berstatus Zona Merah, Ini Daftarnya

Angka ini melonjak tiga kali lipat dibanding peta zonasi risiko Covid-19 sebelumnya, yakni pada 23 Januari 2022 dimana hanya ada tujuh Kalurahan

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Muhammad Fatoni
instagram dinkes Sleman
Peta zonasi Covid-19 di Sleman per 30 Januari 2022 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Kasus Covid-19 di Kabupaten Sleman merangkak naik.

Peta zonasi penularan Covid-19 yang dirilis Dinas Kesehatan Sleman per 30 Januari 2022 menyebutkan ada 21 Kalurahan di Bumi Sembada yang masuk Zona merah Covid-19 atau risiko penularan tinggi.

Angka ini melonjak tiga kali lipat dibanding peta zonasi risiko Covid-19 sebelumnya, yakni pada 23 Januari 2022 dimana hanya ada tujuh Kalurahan berstatus Zona merah Covid-19

Kalurahan yang masuk Zona merah Covid-19 yakni Bangunkerto; Candibinangun, Caturtunggal; Condongcatur; Donokerto, Madurejo; Maguwoharjo; Margorejo. Kemudian; Minomartani; Sardonoharjo, Sariharjo; Sendangadi; Sinduadi, Sinduharjo; Sukoharjo; Tamanmartani, Tirtomartani. Lalu Tlogoadi, Wedomartani; Widodomartani dan Wukirsari. 

Baca juga: Vaksinasi Anak Dosis Pertama di Sleman Capai 92 Persen, Dosis Kedua Mulai Berjalan 

Baca juga: Sepekan Setelah Terinfeksi Covid-19, Begini Kondisi Terkini Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo

Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, mengimbau kepada masyarakat untuk senantiasa disiplin menerapkan protokol kesehatan. 

"Tetap yang pertama protokol kesehatan. Di mana pun, kapan pun dan dengan siapa pun. (Prokes) sudah tak bisa ditawar," kata Danang. 

Selain 21 Kalurahan yang menjadi Zona merah Covid-19, ada juga satu Kalurahan zona oranye atau risiko penularan sedang. Yaitu, Mororejo.

Selain Kalurahan yang disebutkan, lainnya masuk zona kuning dan hijau. 

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, Dinas Kesehatan Sleman, dr Khamidah Yuliati, sebelumnya juga telah mengimbau kepada masyarakat supaya jangan lengah dengan protokol kesehatan meskipun sudah divaksin.

Menurut dia, yang paling penting adalah disiplin protokol kesehatan (prokes). 

"Prokes, prokes, dan prokes. Jangan lengah, karena merasa sudah divaksin..  yang terpenting adalah prokes 5M," kata dia. 

Berita Update Corona di Daerah Istimewa Yogyakarta
Berita Update Corona di Daerah Istimewa Yogyakarta (who.int)

Protokol kesehatan 5 M adalah mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak. Kemudian, menghindari kerumunan dan meminimalisir mobilitas jika tidak ada kebutuhan yang sangat penting.

Diketahui, kasus Covid-19 di Kabupaten Sleman dalam beberapa hari terakhir mengalami kenaikan cukup signifikan.

Pada Senin (31/1/2022) kasus harian dilaporkan bertambah 22 kasus. Pada Minggu (30/1/2022), kasus harian bahkan menembus hingga 40 kasus.

Yuli mengatakan, penambahan kasus cukup banyak di Kabupaten Sleman itu karena hasil tracing di lingkungan sekolah swasta di Mlati. Kemudian, ada juga skrining pelaku perjalanan. 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved