Update Corona di DI Yogyakarta
Muncul Kembali Klaster Keluarga, Kasus Covid-19 di Sleman Meningkat
Pada Selasa (25/1/2022), terdapat penambahan 16 kasus terkonfirmasi positif dalam sehari yang didominasi klaster keluarga dari perjalanan luar daerah.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
Namun demikian, kewaspadaan dan antisipasi tetap dilakukan.
Cahya mengharap kepada gugus tugas Covid-19 di setiap level untuk menggiatkan kembali pengawasan terhadap pendatang atau pelaku perjalanan dari luar daerah.
Ia juga meminta, bagi warga yang sudah terkonfirmasi positif agar mau menjalani karantina di isoter yang telah disiapkan pemerintah.
Dalam waktu dekat, pihaknya mengaku segera berkirim surat kepada Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di Kabupaten Sleman agar kembali bersiap-siap dengan menyiapkan tempat tidur (bed) atau bangsal Covid-19 .
Baca juga: Capaian Vaksinasi Anak Dosis Pertama di Sleman Sentuh 67 Persen
Minimal 40 persen dari jumlah kapasitas.
"Untuk faskes, kami sudah menyiapkan. Termasuk obat-obatan kami juga sudah meminta Dinkes DIY," kata dia.
Terpisah, Kepala Pelaksana BPBD Sleman , Makwan mengatakan, sampai saat ini dua Selter isolasi terpusat di Asrama Haji kapasitas 136 bed dan Rusunawa Gemawang 101 bed masih diaktifkan.
Meskipun saat ini hanya dihuni dua pasien.
"Tim dokter di Isoter juga masih aktif, sehari petugas jaga 1, ditambah dengan perawat," kata Makwan.
Selain itu, untuk mengantisipasi adanya lonjakan kasus, 8 tim dekontaminasi dan tim pemulasaraan BPBD juga hingga kini masih aktif. ( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berita-update-covid-19.jpg)