Alarm Varian Omicron di Jakarta Mulai Berbunyi, Sebulan Ada 720 Kasus

Alarm tanda bahaya penularan Covid-19 varian Omicron di wilayah DKI Jakarta sudah berbunyi.

Tayang:
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
dephub.go.id
pengendalian transportasi dan perjalanan orang merupakan langkah antisipatif menekan lonjakan kasus Omicron. 

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Guruh Arif Dermawan mengatakan, pasien yang terpapar virus corona varian Omicron itu berjumlah satu orang.

Pasien yang diduga terpapar omicron telah dibawa ke Rumah Sakit Pusat Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Jakarta.

Omicron di Krukut

Temuan varian omicron di Jakarta pun disinyalir menjadi penyebab bertambahnya kasus Covid-19 di ibu kota.

Hal itu tampak pada temuan suspek omicron di Kelurahan Krukut, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat, pada Rabu (5/1/2022).

Tracing kemudian dilakukan hingga didapat 36 warga Krukut terkonfirmasi positif.

Wali Kota Jakarta Barat Yani Wahyu Purwoko mengatakan, hingga kini sudah ada lebih dari 1.000 orang yang dites Covid-19 di Kelurahan Krukut, Tamansari, Jakarta Barat.

"Terakhir kami tracing sampai hari ini sebanyak 1.026 orang," kata Yani saat meninjau lokasi micro-lockdown di RW 002, Krukut, Tamansari, Jakarta Barat, Jumat (14/1/2022).

Di antara 1.026 orang yang telah dites PCR, hingga kemarin, 67 orang di antaranya dinyatakan positif Covid-19.

Dari 67 pasien, seorang di antaranya yang dulunya berstatus supek, terkonfirmasi positif varian omicron.

"Yang terindikasi sekitar 67 orang, semua itu 45 kami bawa ke Wisma Atlet, 20 isoman di rumah, dan dua lainnya di Rumah Sakit Tamansari dan rumah sakit di Tanjung Duren karena melahirkan," kata Yani.

Dengan adanya temuan itu, dari sebelumnya hanya 4 RT yang diberlakukan micro-lockdown di Krukut, kini menjadi 12 RT.

Setiap akses keluar masuk wilayah tersebut dijaga oleh petugas keamanan dari berbagai pihak.

720 kasus omicron

Setelah adanya insiden pasien omicron yang lolos dan ditemukannya suspek omicron di Krukut, kini varian yang daya tularnya sangat tinggi itu tercatat ada 720 kasus di Jakarta.

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved