Alarm Varian Omicron di Jakarta Mulai Berbunyi, Sebulan Ada 720 Kasus
Alarm tanda bahaya penularan Covid-19 varian Omicron di wilayah DKI Jakarta sudah berbunyi.
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Alarm tanda bahaya penularan Covid-19 varian Omicron di wilayah DKI Jakarta sudah berbunyi.
Dalam kurun waktu sebulan, kasus Omicron di wilayah DKI Jakarta melonjak tajam, tercatat ada 720 kasus.
Data itu merupakan update pada 15 Januari.
Sebagian besar pasien yang terpapar varian Omicron merupakan pelaku perjalanan luar negeri.
Total ada 567 pelaku perjalanan luar negeri yang terpapar varian Omicron ini.
Sementara sisanya merupakan transmisi lokal.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut, 153 kasus penularan transmisi lokal tersebut merupakan angka yang tidak sedikit.
"Ternyata tidak sedikit ada penularan transmisi lokal, kami minta hati-hati karena ini gejalanya memang ringan, ringan tapi tidak boleh dianggap enteng," ucap Riza dalam rekaman suara, Minggu (16/1/2022) dikutip Tribunjogja.com dari Kompas.com.
Adapun kasus varian omicron muncul pertama kali di Jakarta.
Munculnya omicron di Jakarta diumumkan pada 16 Desember 2021.
Kasus ini bermula dari terdeteksinya 3 orang petugas kebersihan di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Jakarta.
"Ada tiga orang pekerja kebersihan di Wisma Atlet yang pada 8 Desember lalu dites dan hasilnya positif (Covid-19). Kemudian, pada 10 Desember dikirim ke Balitbangkes untuk dilakukan genome sequencing," ujar Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikim dalam konferensi pers secara virtual, Kamis (16/12/2021).
"Hasilnya keluar pada 15 Desember, yakni dari tiga orang yang positif tadi, satu orang dipastikan terdeteksi (terpapar) varian Omicron," lanjutnya.
Budi melaporkan, ketiga orang itu positif tanpa gejala.
Dua hari setelah kasus pertama atau 18 Desember 2021, pemerintah mengumumkan kasus kedua dan ketiga Omicron.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Aturan-Baru-lLibur-Natal-dan-Tahun-Baru-2022.jpg)