Breaking News:

Sidebar Headline

Apa Kata Dokter Spesialis Jika Ada Abu Rokok Masuk ke Mata

Dokter Spesialis Mata, dr Edy Wibowo SpM mengatakan, abu rokok yang masuk ke mata bisa menyebabkan iritasi.

Penulis: Ardhike Indah | Editor: Iwan Al Khasni
cnbc
Ilustrasi rokok 

TRIBUNJOGJA.COM - Kasus abu rokok yang masuk ke mata ternyata tidak bisa dianggap remeh. Padahal, pengendara motor biasanya ada yang abai dengan rokok yang ada di tangan dan dengan mudah mengendarai motor tanpa sadar abunya terbang di jalanan.

Bahkan, jika apes, abu rokok masuk ke mata pengendara di belakang atau sampingnya dan melukai mata pengendara lain.

Dokter Spesialis Mata, dr Edy Wibowo SpM mengatakan, abu rokok yang masuk ke mata bisa menyebabkan iritasi. Ini merupakan keluhan awal yang biasanya dirasakan.

Gejalanya berupa rasa sakit, silau, dan keluar air mata terus-menerus.

“Air mata itu memang perlindungan awal mata kita, ya. Jadi, mata kita bisa memberikan perlindungan untuk segala benda asing yang masuk ke mata berupa air mata itu. Jadi, kalau keluar air mata setelah kelilipan abu rokok, itu wajar,” katanya kepada Tribun Jogja, Jumat (14/1/2022).

Inilah Hukuman Mengemudi Sambil Merokok yang Perlu Kamu Tahu

Akan tetapi, masalahnya, apabila ada benda asing yang masuk ke mata dan sulit dihilangkan, maka orang yang mengalami harus ke fasilitas kesehatan terdekat.

“Ya, kornea itu kan area paling sensitif. Setelah kelilipan, maka kelopak mata harus ditutup dulu. Bisa dibawa ke Unit Gawat Darurat (UGD) di rumah sakit (RS). Nanti akan diberi tindakan oleh dokter yang berwenang,” ucapnya lagi,

Ke UGD menjadi salah satu hal yang mungkin agar mata tidak sakit terus-menerus. Dia melanjutkan, di ruang darurat nanti, pasien akan diberi obat tetes bius, kemudian matanya dibersihkan dengan air mengalir atau diambil menggunakan alat.

“Apabila ternyata kelilipan bara rokok, maka ini bisa memberikan luka bakar di mata. Proses penyembuhannya agak lama. Kalau abu biasa, dengan air mata yang akan hilang, atau bisa ke UGD tadi, ya, jika mata merasa tidak nyaman terus,” terang Edy.

Meskipun begitu, dia juga jarang menemukan luka bakar di mata. Biasanya, kasus benda asing yang masuk di mata ditemukan pada petugas bangunan yang tidak menggunakan alat keselamatan dengan benar.

“Lindungi diri dulu. Kalau di jalan, bawa motor yang tutup kacanya. Helm standar harus ada kacanya. Ini untuk meminimalisasi abu rokok, debu, atau pasir masuk ke mata,” tukasnya.

Ia melanjutkan, apabila sudah ada perlindungan dan tetap kelilipan, maka pertolongan pertama bisa menutup kelopak mata dan membiarkan air mata keluar atau segera ke UGD RS terdekat agar ditangani profesional. (ard)

Baca Tribun Jogja edisi Sabtu 15 Januari 2022 halaman 01

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved