Breaking News:

Berita Kota Yogya Hari Ini

DPUPKP Kota Yogyakarta Fokus Tangani Kawasan Kumuh di Prenggan

DPUPKP Kota Yogyakarta fokus pada penurunan skor kumuh di Kalurahan Prenggan , Kemantren Kotagede.

TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kota Yogya 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Yogyakarta fokus pada penurunan skor kumuh di Kalurahan Prenggan , Kemantren Kotagede.

Total luasan kumuh yang menjadi perbaikan adalah 3 hektar.

Kabid Perumahan dan Kawasan Permukiman DPUPKP Kota Yogyakarta, Sigit Setiawan mengatakan kawasan kumuh di Prengan sudah diperbaiki oleh pusat pada 2017/2018.

Namun penanganan belum selesai. 

Baca juga: Wilayah Kumuh di Kota Yogyakarta Masuk Dalam Kategori Ringan

Penanganan kemudian akan dilanjutkan oleh Pemkot Yogyakarta pada tahun 2019.

Namun karena ada pandemi Covid-19, maka anggaran dialihkan untuk penanganan Covid-19 .

"Baru 2022 ini dapat anggaran, sehingga kami menyelesaikan pengerjaan tahun 2019, menurut SK tahun 2014 di Prenggan seluas 3 hektar," katanya, Jumat (14/01/2022).

Ia mengungkapkan ada tujuh indikator kawasan kumuh , beberapa diantaranya adalah sanitasi, tata bangunan, proteksi kebakaran, penanganan sampah, jalan lingkungan, dan lainnya.

Untuk wilayah Prenggan, indikator yang mendapat perhatian adalah sanitasi dan jalan lingkungan.

Baca juga: Sebanyak 104 Hektare di Kota Yogyakarta Masuk Wilayah Kumuh

Menurut dia, sanitasi masih buruk sebab limbah rumah tangga masih dibuang ke sungai.

Untuk itu diperlukan Intalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) domestik, agar masyarakat tidak lagi membuang limbah ke sungai.

"Saat ini kan warga sudah mundur tiga meter. Nah tiga meter itu akan dimanfaatkan untuk jalan dan IPAL. Yang bawah untuk IPAL, atasnya bisa digunakan untuk jalan," ungkapnya.

"Penataan tepi sungai juga menjadi perhatian kami. Sebelumnya kan konstruksinya belum ideal, masih pakai bronjong, nah ini akan kami perkuat," lanjutnya.

Untuk penataan kawasan kumuh tersebut, anggaran yang sudah disiapkan Rp2,4 Miliar. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved