Breaking News:

Berita Kota Yogya Hari Ini

Harga Minyak Goreng Terus Melejit, Warga Kota Yogyakarta Menjerit 

Warga Kota Yogyakarta mengeluhkan tingginya harga minyak goreng di pasaran. Tidak hanya para pelaku UMKM di bidang kuliner, tapi juga yang memanfaatka

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Kurniatul Hidayah
via setkab.go.id
ILUSTRASI minyak goreng 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Warga Kota Yogyakarta mengeluhkan tingginya harga minyak goreng di pasaran. Tidak hanya para pelaku UMKM di bidang kuliner, tapi juga yang memanfaatkan untuk rumah tangga. 

Berdasar data dari Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta, banderol minyak goreng kemasan saat ini mencapai Rp 20 ribu per liter.

Sementara minyak goreng curah yang biasa dijadikan alternatif, kini berada di kisaran Rp 18 ribu. 

Baca juga: Harga Minyak Goreng di Pasar Beringharjo Kota Yogyakarta Masih Tinggi

Yuli Cahriantini, warga Kemantren Gondomanan, yang mempunyai usaha kecil di bidang kuliner mengaku sangat terdampak dengan lonjakan harga minyak goreng.

Sebab, komoditas tersebut berperan krusial dalam usahanya. 

"Bahkan, kemarin, yang minyak goreng kemasan itu sempat Rp 23 ribu per liternya. Karena kita pakainya yang kualitas bagus kan, buat pesanan," katanya, Selasa (12/1/2022). 

Terang saja, Yuli pun dilematis, antara menurunkan kualitas minyak goreng yang digunakan, dan menaikkan harga jual produknya.

Namun, pada akhirnya dirinya memilih tidak melakukan kedua opsi itu, lantaran sangat berisiko. 

"Iya, nggak berani pakai minyak yang jelek, karena takut hasilnya nggak maksimal. Kalau menaikkan harga jual, ya, apalagi, nanti malah nggak dapat order," keluhnya. 

"Sekarang cuma bisa menerima keadaan. Harapannya ada intervensi dari pemerintah, secepatnya, karena kita kan khawatir, kalau harganya tinggi terus," tambah Yuli. 

Sementara Tri Darmiyati, warga Tegalrejo, menyampaikan, sebelumnya minyak goreng kemasan dapat dijangkaunya dengan banderol Rp 30 ribu setiap dua liter.

Tapi, dalam kisaran sebulan terakhir, harga melonjak signifikan. 

Baca juga: Harga Minyak Goreng Masih Melejit, Pemkot Yogyakarta Siapkan Operasi Pasar 

"Pernah sampai Rp 40 ribu per dua liter. Akhirnya itu aku nurunin kualitas, tapi jelek ternyata. Terus beralih ke yang brand menengah, sampai sekarang. Harganya sekitar Rp 36 ribu, meski kualitasnya berbeda itu, ya," terangnya. 

Tri pun menyambut baik rencana Operasi Pasar minyak goreng, yang bakal digulirkan dalam waktu dekat.

Namun, dirinya berharap, komoditas yang digelontorkan dengan harga miring itu benar-benar sampai ke masyarakat. 

"Kalau bisa, digelarnya di tingkat kelurahan, supaya bisa dijangkau warga. Harapannya bisa segera turun lah, karena minyak goreng kan kebutuhan pokok, jadi lonjakan harga seperti ini, tentu sangat berdampak," urainya. (aka)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved